Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Polres Kampar Ajak Masyarakat Revitalisasi Nilai Kebangsaan di Era Digital

badge-check

Inspektur upacara membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI. (Foto: Istimewa) Perbesar

Inspektur upacara membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI. (Foto: Istimewa)

KAMPAR – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kampar menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2025.

Upacara tersebut digelar di lapangan Mapolres Kampar dengan mengusung tema nasional, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Maju.”

banner 468x60

Bertindak selaku inspektur upacara adalah Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Kampar, Kompol Romi Irwansyah, yang mewakili Kapolres Kampar, AKBP Mihardi Mirwan. Upacara diikuti oleh jajaran pejabat utama, para perwira, serta personel kepolisian lainnya.

Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, dan Pembukaan UUD 1945.

Dalam amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan Kompol Romi Irwansyah, ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar negara dan pemersatu bangsa.

“Pancasila lebih dari sekadar dokumen, ia adalah jiwa bangsa yang mempersatukan keberagaman Indonesia. Keberagaman bukan alasan perpecahan, melainkan kekuatan untuk bersatu,” ujar Romi, Senin (2/6/2025).

Ia juga menekankan bahwa dalam visi Astagita menuju Indonesia Emas 2045, memperkokoh ideologi Pancasila merupakan prioritas utama.

“Kemajuan tanpa arah ideologis yang kuat akan rapuh. Kemajuan ekonomi tanpa nilai-nilai Pancasila akan menciptakan ketimpangan, dan kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral akan menyebabkan dehumanisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa di era globalisasi dan digitalisasi, seperti ekstremisme, radikalisme, intoleransi, serta disinformasi yang dapat mengancam kohesi sosial.

“Oleh karena itu, revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam semua aspek kehidupan, baik pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital, sangatlah penting. Masa depan bangsa berada di tangan kita. Untuk mewujudkan Indonesia Raya, Pancasila harus menjadi jiwa dalam setiap pembangunan,” pungkasnya.

(YD)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kepala OJK Riau Berganti, Pemkab Kampar Titip Harapan untuk Ekonomi dan UMKM

7 Nov 2026 - 07:32 WIB

Kepala OJK Riau Berganti, Pemkab Kampar Titip Harapan untuk Ekonomi dan UMKM

Lapas Bangkinang Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Putera Muhammadiyah

7 Nov 2026 - 07:19 WIB

Lapas Bangkinang Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Putera Muhammadiyah

29 Pejabat Pemkab Kampar Dilantik, Ini Nama-Nama dan Jabatan Barunya

7 Nov 2026 - 06:52 WIB

29 Pejabat Pemkab Kampar Dilantik, Ini Nama-Nama dan Jabatan Barunya

Penyidikan LHP 14 Desa Berlanjut, Siapa Lagi yang Akan Dipanggil Kejari Kampar?

6 Nov 2026 - 10:06 WIB

Penyidikan LHP 14 Desa Berlanjut, Siapa Lagi yang Akan Dipanggil Kejari Kampar?

Hadapi Perubahan Cuaca, Dinas Pertanian Kampar Perkuat Pengawasan dan Pengendalian Hama

5 Nov 2026 - 19:30 WIB

Hadapi Perubahan Cuaca, Dinas Pertanian Kampar Perkuat Pengawasan dan Pengendalian Hama
Trending di Kampar