KONSTAN.CO.ID – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar terus memperkuat upaya menjaga produktivitas pertanian melalui pemantauan kondisi tanaman serta pengendalian hama dan penyakit yang berpotensi mengganggu hasil panen petani.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar, Nurilahi Ali, melalui Kepala Bidang Produksi, Budi Hantana, menjelaskan bahwa perubahan cuaca turut memberikan pengaruh terhadap aktivitas pertanian, terutama pada jadwal tanam petani.

Menurut Budi, perubahan kondisi musim dapat menyebabkan jadwal tanam mengalami pergeseran. Meski demikian, dampaknya terhadap hasil produksi sejauh ini dinilai belum terlalu signifikan.
“Pengaruh tetap ada, terutama terhadap jadwal tanam yang bisa mundur. Namun, kalau terhadap hasil produksi, dampaknya tidak terlalu signifikan,” jelas Budi saat dikonfirmasi diruangan kerjanya, Kamis (5/11/2026).
Selain memperhatikan dampak perubahan cuaca, Dinas Pertanian Kampar juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap serangan hama dan penyakit tanaman melalui keberadaan Brigade dan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di kecamatan.
Budi menjelaskan, Brigade berfungsi sebagai tempat penyediaan obat-obatan pertanian untuk mendukung penanganan berbagai permasalahan tanaman di lapangan.
Sementara itu, petugas POPT bertugas melakukan pemantauan dan turun langsung ke areal persawahan apabila ditemukan laporan serangan hama maupun penyakit tanaman.
“Di Dinas Pertanian ada namanya Brigade, tempat obat-obatan. Kemudian, setiap ada kasus di lapangan, petugas POPT di kecamatan turun langsung ke sawah untuk melihat kondisi tanaman,” ungkapnya.














