Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Tidur Pakai Kaus Kaki Ternyata Punya Banyak Manfaat, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah Golkar Kampar Mulai Persiapan Musda XI, Bahas Pengganti Sekretaris hingga Bimtek Ahmad Yuzar Segarkan Birokrasi, Zulhendra Dasat Duduki Kursi Kadis Kesehatan Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal

Berita

Hati-hati ada Pemeliharaan Jalan di Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Titiknya

badge-check


					Hati-hati ada Pemeliharaan Jalan di Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Titiknya Perbesar

Konstan.co.id – PT Hutama Karya (HK) kembali melakukan pemeliharaan rutin di sejumlah titik jalan tol. Salah satunya di Tol Pekanbaru Dumai (Permai).

Pemeliharaan rutin ini bertujuan untuk kelancaran lalu lintas kendaraan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti. PT HK selaku penanggung jawab operasional menargetkan, pemeliharaan jalan bebas hambatan tersebut selesai pada akhir November nanti.

banner 468x60

“Target rampung bulan November ini. Harapan kami pada saat Mudik Nataru, pengguna jalan tol dapat melintas dengan nyaman dan aman,” tutur Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro, Sabtu (11/11/23).

Progres pekerjaan pemeliharaan di Tol Permai, sudah mencapai 83 persen. Ada pun titik pemeliharaan jalan berada di KM 01+950 s/d 06+850, KM 25+100 s/d KM 27+600, KM 61+600 s/d KM 63+600, KM 68+700 s/d KM 76+800, KM 80+00 s/d KM 83+650 dan KM 88+200 s/d102+600.

Selain itu, pemeliharaan jalan juga dilakukan di sejumlah titik jalan tol lainnya di Indonesia. Seperti Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Lebih lanjut Koentjoro menjelaskan bahwa metode pemeliharaan dengan cara pengelupasan ulang (SFO) ini dipilih karena keunggulannya yang dapat meningkatkan daya tahan struktural jalan tol, mengurangi risiko kerusakan akibat beban berat dan cuaca ekstrem.

Jalan tol yang diperbaharui dengan metode ini ditargetkan dapat meningkatkan ketahanan terhadap retakan dan deformasi.

Sementara metode beton rigid dipilih karena keunggulannya yang tahan terhadap perubahan suhu dan musim, memberikan permukaan jalan yang lebih halus dan stabil. Sehingga umur jalan tol lebih panjang dan dapat mengurangi biaya perawatan maupun perbaikan jangka panjang.

Selama masa pemeliharaan, Hutama Karya menghimbau pengguna jalan tol untuk dapat memperhatikan rambu-rambu peringatan yang dipasang berjarak 1,1 kilometer sebelum titik pemeliharaan, dan berhati-hati saat melintas.

(Mcr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

Ahmad Yuzar Segarkan Birokrasi, Zulhendra Dasat Duduki Kursi Kadis Kesehatan

27 Juli 2026 - 11:13 WIB

Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan

23 Juli 2026 - 21:30 WIB

Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal

22 Juli 2026 - 18:07 WIB

Lapas Bangkinang Gelar Pemeriksaan Kamar Hunian Warga Binaan

21 Juli 2026 - 16:49 WIB

Trending di Kampar