KONSTAN.CO.ID – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan rilis pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota triwulan II 2026, Senin, (7/8/2026).
Rakor digelar secara daring dari ruang rapat lantai III Kantor Pemerintah Kabupaten Kampar dan dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Forum tersebut juga diikuti kepala daerah dan pejabat terkait dari seluruh Indonesia.
Ahmad Yuzar hadir bersama Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, para asisten, staf ahli, perwakilan Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah terkait.
Tito meminta pemerintah daerah memperkuat pengendalian harga dengan memantau komoditas pangan, memastikan pasokan, menjaga kelancaran distribusi, dan mengantisipasi gejolak harga.
Bagi Ahmad Yuzar, pengendalian inflasi tidak berhenti pada menjaga harga tetap stabil. Kebijakan itu, kata dia, harus bermuara pada terjaganya daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga yang terjangkau. Pengendalian inflasi membutuhkan kerja bersama seluruh pihak agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Rakor juga membahas pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota pada triwulan II 2026. Data tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk menentukan arah kebijakan pembangunan berikutnya.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya terlihat dalam angka, tetapi juga dirasakan masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan,” jelas Ahmad Yuzar memungkasi.














