Menu

Otomatis
Breaking News

Kampar

Gelar Aksi, Warga Sei Jernih Kampar Ultimatum Agrinas, Respons Lima Tuntutan Ditunggu Kamis

badge-check

Gelar Aksi, Warga Sei Jernih Kampar Ultimatum Agrinas, Respons Lima Tuntutan Ditunggu Kamis Perbesar

KONSTAN.CO.ID — Ratusan warga Sei Jernih, Kelurahan Pasir Sialang, Kabupaten Kampar, menggelar aksi damai di jalan, Selasa, (1/9/2026). Mereka menyampaikan lima tuntutan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Johan Sentosa.

Tokoh masyarakat Sei Jernih, Salman Alfarizi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keresahan warga terhadap keberadaan perusahaan yang telah beroperasi di wilayah mereka selama kurang lebih satu tahun.

Menurut Salman, masyarakat menilai keberadaan perusahaan belum diikuti perhatian yang memadai terhadap kepentingan warga sekitar.

“Sudah lebih kurang satu tahun mereka beroperasi di wilayah Sei Jernih. Tetapi masyarakat merasa Agrinas tidak memiliki kewajiban terhadap masyarakat,” kata Salman saat diwawancara pewarta.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kondisi infrastruktur jalan kampung yang turut digunakan untuk mendukung aktivitas perkebunan. Salman mengatakan perusahaan dinilai belum melakukan perawatan jalan secara memadai.

“Di antaranya mereka tidak melakukan perawatan jalan, baik penyelaman, penimbunan, kemudian untuk pembebasan badan jalan,” ujarnya.

Selain infrastruktur, persoalan kesempatan kerja menjadi perhatian warga. Salman mengatakan masyarakat Sei Jernih meminta adanya keterlibatan warga lokal dalam aktivitas perusahaan, terutama dalam perekrutan tenaga kerja.

Menurut dia, masyarakat merasa keberadaan perusahaan di wilayah mereka semestinya memberikan ruang lebih besar bagi warga setempat untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kaitan dengan pekerjaan, pihak Agrinas tidak kooperatif dan tidak melakukan langkah-langkah persuasif terhadap masyarakat,” katanya.

Karena itu, warga memasukkan tuntutan agar masyarakat Sei Jernih dapat diterima sebagai karyawan sebanyak 20 persen dari total karyawan perusahaan.
Warga juga meminta transparansi dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Mereka meminta Agrinas membuka informasi mengenai besaran dana CSR dan penyalurannya kepada masyarakat Sei Jernih serta masyarakat Kelurahan Pasir Sialang secara umum.

Tuntutan lainnya adalah kerja sama dalam pengadaan kebun masyarakat sebesar 20 persen. Warga meminta pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Masyarakat juga meminta perusahaan membuka kerja sama dengan warga Sei Jernih dalam sektor angkutan yang berkaitan dengan kegiatan operasional perkebunan.

Persoalan perawatan jalan menjadi tuntutan kelima. Warga meminta Agrinas melakukan perawatan terhadap jalan kampung Sei Jernih yang digunakan dalam aktivitas perkebunan.

Salman mengatakan masyarakat sebenarnya telah menyampaikan permohonan secara tertulis kepada perusahaan sekitar dua bulan sebelum aksi. Namun, menurut dia, surat tersebut belum mendapat respons.

“Dua bulan sebelum ini kami sudah mengirimkan surat secara tertulis kepada pihak Agrinas untuk menyampaikan permohonan. Tetapi sampai hari ini tidak pernah direspons,” ujar Salman.

Dalam aksi tersebut, pimpinan Agrinas Palma Nusantara, Danu, datang langsung menemui massa. Ia menerima tuntutan yang disampaikan masyarakat secara langsung.

Menurut Salman, pihak Agrinas kemudian meminta waktu untuk memberikan respons terhadap tuntutan warga.

“Hasil tadi yang disampaikan pihak Agrinas bahwa 2×24 jam, tepatnya hari Kamis nanti, masyarakat akan memberikan jawaban atau pihak Agrinas akan memberikan respons terhadap permintaan-permintaan masyarakat yang sudah saya serahkan secara langsung tadi,” katanya.

Salman mengatakan masyarakat memilih menunggu respons perusahaan hingga Kamis sebelum menentukan langkah selanjutnya. “Kita tunggu sampai hari Kamis nanti seperti apa output dari persoalan ini,” ucapnya.

Ia mengatakan aksi yang digelar Selasa merupakan aksi damai dan masyarakat tetap ingin penyelesaian persoalan dilakukan melalui komunikasi.

“Apapun yang dilakukan oleh masyarakat, kita tetap mengharapkan damai, kondusif, tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Salman.

Jika tuntutan tersebut belum mendapat penyelesaian, kata dia, masyarakat akan kembali membahas langkah selanjutnya secara bersama-sama.

“Itu nanti akan kami bicarakan dengan masyarakat bagaimana kelanjutannya dan nanti akan kami sampaikan,” ujar Salman.

Sementara itu, Danu selaku pimpinan Agrinas Palma Nusantara datang langsung ke lokasi aksi dan menerima dokumen tuntutan warga. Ia berjanji persoalan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti dan diupayakan penyelesaiannya pada Kamis.

(YD)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Kampar Resmikan Puskesmas Kuntu, Minta Pelayanan Tanpa Diskriminasi

4 Sep 2026 - 07:26 WIB

Bupati Kampar Resmikan Puskesmas Kuntu, Minta Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Iib Nursaleh Langsung Turun ke Pantai Raja, Tinjau Tiga Rumah Warga yang Terbakar

4 Sep 2026 - 07:00 WIB

Iib Nursaleh Langsung Turun ke Pantai Raja, Tinjau Tiga Rumah Warga yang Terbakar

Nama Kasi Pidsus Kejari Kampar Dicatut, Diduga Jadi Modus Mengincar Pejabat di Tengah Penanganan Perkara

3 Sep 2026 - 14:00 WIB

Nama Kasi Pidsus Kejari Kampar Dicatut, Diduga Jadi Modus Mengincar Pejabat di Tengah Penanganan Perkara

Kejari Kampar Paparkan Kinerja 2026, Ratusan Perkara Berhasil Dituntaskan

2 Sep 2026 - 17:39 WIB

Kejari Kampar Paparkan Kinerja 2026, Ratusan Perkara Berhasil Dituntaskan

Kajari Kampar Dapat Kejutan dari Kapolres di Hari Lahir Kejaksaan ke-81

2 Sep 2026 - 13:56 WIB

Kajari Kampar Dapat Kejutan dari Kapolres di Hari Lahir Kejaksaan ke-81
Trending di Kampar