KONSTAN.CO.ID — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kampar, Iib Nursaleh, langsung mendatangi lokasi kebakaran tiga rumah warga di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kamis (3/9/2026). Iib tiba setelah menjalani dinas luar daerah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.51 WIB di Jalan Raya Pekanbaru-Teluk Kuantan, RT 012/RW 003, Dusun III, Desa Pantai Raja. Tiga rumah warga dilaporkan hangus terbakar.
Iib tidak hanya melihat kondisi bangunan yang terdampak. Wakil Ketua DPRD Kampar dari Fraksi Golkar itu juga berbincang dengan para korban untuk mengetahui kebutuhan mereka setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
Pantai Raja masuk daerah pemilihan V yang mencakup Kecamatan Siak Hulu dan Perhentian Raja. Wilayah tersebut merupakan daerah pemilihan Iib dalam Pemilu Legislatif.
Iib mengatakan akan membawa persoalan korban kebakaran ke lembaga legislatif. Ia berencana memperjuangkan bantuan melalui jalur aspirasi DPRD, termasuk mendorong pengalokasian anggaran dalam APBD Perubahan Kabupaten Kampar 2026.
“Ini musibah yang membutuhkan perhatian bersama. Kita akan berusaha memperjuangkan bantuan melalui aspirasi pada APBD Perubahan 2026 Kabupaten Kampar,” kata Iib.
Menurut Iib, korban tidak cukup hanya mendapat bantuan untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari setelah kebakaran. Pemerintah perlu memikirkan pemulihan mereka setelah kehilangan rumah dan harta benda.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi terlebih dahulu. Setelah itu, kita akan melihat apa yang masih dibutuhkan dan berupaya memperjuangkannya,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kampar telah menyalurkan bantuan awal melalui Dinas Sosial berupa sembako. Bantuan juga diberikan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kampar.
Ketua BAZNAS Kampar Arizon hadir dalam penyerahan bantuan tersebut. Camat Perhentian Raja Ramzi juga datang untuk memastikan kebutuhan awal warga terdampak mendapat perhatian.
Iib mengapresiasi langkah pemerintah daerah, Dinas Sosial, BAZNAS, dan pemerintah kecamatan yang turun langsung memberikan bantuan.
Namun, ia menilai penanganan korban perlu dilanjutkan dengan melihat kebutuhan mereka secara menyeluruh. Bantuan awal, kata dia, harus menjadi bagian dari proses pemulihan warga pascakebakaran.
“Kita akan lihat apa yang masih dibutuhkan dan berupaya memperjuangkannya,” tukasnya.**













