KONSTAN.CO.ID – Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar, Nurilahi Ali, turun langsung memeriksa bantuan jagung hibrida sebelum didistribusikan kepada kelompok tani.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas jagung hibrida yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kampar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan itu, Nurilahi terlihat memeriksa langsung kemasan jagung hibrida yang akan disalurkan. Ia juga berkoordinasi dengan petugas terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai ketentuan.
“Harus kita pastikan dulu ini sesuai atau tidak. Semua ada tahapannya. Jangan sampai masyarakat nanti yang terkena dampaknya. Harus bagus kualitasnya dan sesuai spesifikasinya,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Dinas Pertanian Kampar menyiapkan sebanyak 9 ton jagung hibrida untuk 118 kelompok tani yang tersebar di 20 kecamatan.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kampar, Budi Hantana, mengatakan seluruh bantuan tersebut telah didistribusikan kepada kelompok tani penerima manfaat.
“Sudah kita distribusikan semua ke seluruh penerima manfaat. Ada sekitar 118 kelompok tani,” kata Budi.
Menurut Budi, penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu program pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian yang dibiayai APBD Kampar.
“Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kegiatan budidaya dan produksi jagung di Kabupaten Kampar. Selain membantu petani, penyaluran jagung hibrida tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketersediaan komoditas jagung lokal sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,” jelas Budi memungkasi.














