Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Bupati Kampar Terbitkan Tujuh Imbauan Sambut HUT RI dan Hari Jadi Riau Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Berita

Bupati Kampar Dinilai Bersikap Tenang Hadapi Kabar Sekda yang Enggan Dievaluasi

badge-check


					Tokoh Masyarakat Kampar, Aprizal (Foto: Istimewa) Perbesar

Tokoh Masyarakat Kampar, Aprizal (Foto: Istimewa)

KAMPAR – Suasana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar belakangan ini terasa dinamis. Setelah mencuat kabar bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Hambali, enggan mengikuti evaluasi jabatan eselon II, muncul berbagai spekulasi tentang siapa sosok yang akan menggantikan posisinya. Di tengah derasnya arus informasi tersebut, masyarakat Kampar mulai menaruh harapan besar kepada Bupati Ahmad Yuzar, agar dapat didampingi oleh sosok Sekda yang benar-benar mampu menjadi mitra kerja yang solid, bukan “duri dalam daging”.

Di berbagai ruang publik dan media sosial, nama birokrat muda yang energik mulai disebut-sebut sebagai calon kuat pengisi jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekda Kampar. Meski identitasnya masih menjadi teka-teki, masyarakat menaruh harapan besar agar sosok tersebut mampu membawa semangat baru di tubuh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kampar.

banner 468x60

“Yang dibutuhkan sekarang adalah pemimpin ASN yang bisa bekerja profesional, bukan yang sibuk dengan urusan politik,” ujar Aprizal, salah seorang tokoh masyarakat Kampar, Rabu (23/10/2025).

Harapan itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa waktu terakhir, publik melihat pentingnya sinergi antara Bupati Ahmad Yuzar dan para pembantunya di birokrasi.

Menurut Aprizal, Bupati dinilai tidak bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan visi-misi pembangunan daerah jika tidak didukung oleh jajaran ASN yang loyal dan fokus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Ia mengatakan, kehadiran birokrat muda yang berintegritas diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai profesionalisme, netralitas, serta semangat pelayanan publik di kalangan ASN Kampar.

“Figur seperti itu akan menjadi “angin segar” yang bisa memotivasi para pegawai untuk bekerja lebih baik dan menjauhkan birokrasi dari praktik provokatif maupun kepentingan politik praktis,” tuturnya.

Aprizal menilai, di tengah beragam spekulasi dan desakan publik agar Hambali segera diganti, Bupati Ahmad Yuzar justru menunjukkan sikap tenang. Ia tidak ingin terbawa arus tekanan.

Menurut sumber di lingkungan Pemkab Kampar, sikap Bupati lebih memilih menunggu hasil rekomendasi tim evaluasi sebelum mengambil keputusan strategis terkait posisi Sekda.

Langkah hati-hati Ahmad Yuzar ini mendapat apresiasi dari sebagian masyarakat. Mereka menilai, keputusan yang diambil dengan kepala dingin adalah cermin dari kepemimpinan yang matang dan berorientasi pada kebaikan bersama.

Masyarakat Kampar hanya bisa menunggu keputusan akhir sang Bupati. Mereka berharap, sosok Sekda yang kelak mendampingi Ahmad Yuzar adalah figur yang mampu memperkuat barisan pemerintahan daerah — bukan yang justru menghambat langkah menuju Kampar yang maju dan sejahtera.

“Cukuplah Kampar dipenuhi dinamika politik. Kami ingin melihat kerja nyata dan sinergi,” kata warga lainnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Kampar Terbitkan Tujuh Imbauan Sambut HUT RI dan Hari Jadi Riau

3 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran

31 Juli 2026 - 13:01 WIB

Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi

29 Juli 2026 - 17:38 WIB

Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

Trending di Hukrim