Menu

Otomatis
Breaking News

Daerah

Hadirkan Pemateri Dari Dinkes Kampar, Lapas Bangkinang Adakan Penyuluhan dan Skrining Tuberkulosis

badge-check

Hadirkan Pemateri Dari Dinkes Kampar, Lapas Bangkinang Adakan Penyuluhan dan Skrining Tuberkulosis Perbesar

Konstan.co.id – Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan TBC merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV.

Penyakit ini disebabkan oleh basil dari bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang bagian tubuh manapun, tetapi yang paling umum adalah infeksi tuberkulosis pada paru-paru.

Penyebaran penyakit ini dapat terjadi melalui semburan air liur dari batuk atau bersin dari pengidap TB yang telah terkontaminasi dan terhirup oleh orang sehat yang kekebalan tubuhnya lemah. Walaupun biasanya menyerang paru-paru, penyakit ini dapat memberi dampak juga pada tubuh lainnya seperti sistem saraf pusat, jantung, kelenjar getah bening, dan lainnya.

Sadar akan bahaya penyakit TBC serta kondisi tersebut, Lapas yang begitu rentan terhadap penyebarannya, Lapas Bangkinang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dan UPT Puskesmas Bangkinang Kota memberikan penyuluhan dan skrining dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi tuberkulosis, Kamis (16/6).

Bertempat di Aula Kantor, Kepala Seksi Binaan Anak Didik, Erik S. Ginting mewakili Kalapas Bangkinang menyambut kedatangan petugas Puskesmas Bangkinang Kota yang akan melaksanakan penyuluhan penyakit TBC.

“Terimakasih kepada Bapak Ibu yang telah hadir ke Lapas Bangkinang untuk memberikan penyuluhan penyakit TBC, semoga rekan-rekan wargabinaan dapat memahami cara mengantisipasi potensi penularan TBC,” ujarnya.

“Jangan sungkan untuk bertanya, dan jika memang ada yang rasanya memiliki gejala TB langsung sampaikan agar dapat kita obati sedini mungkin, juga supaya tidak menularkan kepada teman-teman yang lain,” ucap Erik kepada peserta penyuluhan.

Joni Hidayat mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dalam sambutannya menerangkan sedikit tentang penyakit TBC yang merupakan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV.

“Didunia ini, Indonesia termasuk kedalam negara ketiga terbanyak penderita TBC. Berdasarkan latar belakang itulah, Pemerintah kita menggelontorkan sebuah kegiatan penyuluhan, skrining dan pengobatan agar penderita dan yang bukan penderita TBC dapat terlindungi dari penyakit ini,” tuturnya

“Kami berharap teman-teman wargabinaan dapat mengikuti kegiatan penyuluhan ini dengan baik, dan juga dapat memberikan ilmu pemahanan terkait TBC ini minimal kepada orang-orang sekitaran kita, sehingga berarti kita telah ikut andil membangun kesehatan negara,” kata Joni memungkasi.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Kampar Resmikan Puskesmas Kuntu, Minta Pelayanan Tanpa Diskriminasi

4 Sep 2026 - 07:26 WIB

Bupati Kampar Resmikan Puskesmas Kuntu, Minta Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Nama Kasi Pidsus Kejari Kampar Dicatut, Diduga Jadi Modus Mengincar Pejabat di Tengah Penanganan Perkara

3 Sep 2026 - 14:00 WIB

Nama Kasi Pidsus Kejari Kampar Dicatut, Diduga Jadi Modus Mengincar Pejabat di Tengah Penanganan Perkara

Kejari Kampar Paparkan Kinerja 2026, Ratusan Perkara Berhasil Dituntaskan

2 Sep 2026 - 17:39 WIB

Kejari Kampar Paparkan Kinerja 2026, Ratusan Perkara Berhasil Dituntaskan

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kajari Kampar Pimpin Ziarah ke TMP Kusuma Eka Bakti

1 Sep 2026 - 13:48 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kajari Kampar Pimpin Ziarah ke TMP Kusuma Eka Bakti

Bupati Ahmad Yuzar Klaim Nol Hotspot Karhutla di Kampar Riau

27 Agu 2026 - 12:52 WIB

Bupati Ahmad Yuzar Klaim Nol Hotspot Karhutla di Kampar Riau
Trending di Kampar