Renovasi Terminal Tipe A Bangkinang Pasca Disidak Syahrul Aidi, PPK: Tim Lagi Cek Apa yang Diperbaiki

Anggota DPR RI, Syahrul Aidi Maazat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau bangunan renovasi Terminal Tipe A Bangkinang.

Konstan.co.id – Beberapa hari yang lalu, Anggota DPR RI, Syahrul Aidi Maazat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau bangunan renovasi Terminal Tipe A Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.

Dalam sidak itu Dia melihat sejumlah item pengerjaan pada Terminal Tipe A Bangkinang terkesan tidak sesusai dengan perencanaan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pengerjaan dengan nilai kontrak 2,1 Miliar haruslah dikerjakan dengan baik sesuai dengan perencaraan yang matang, bukan malah sebaliknya.

“Hasil pekerjaannya saya lihat gak begitu besar. Ada juga hasil pengerjaan yang tidak sesuai spek dan belum selesai serta ada juga hasil pengerjaan yang jelek sekali alias buruk,” ujarnya saat melakukan sidak.

Mantan anggota DPRD Kampar dua periode ini juga mengemukaan bahwa sejumlah pengerjaan yang telah dikerjakan patut untuk diperbaiki lagi, bahkan, kata dia, pembongkaran mesti dilakukan untuk memperbaiki kualitas.

“Itu harus dibongkar dan diperbaiki. Saya tak mau dengan kualitas seperti ini,” ujarnya.

Syahrul juga menduga pengerjaan yang dinilai buruk lantaran Rencana Anggaran Biaya yang sudah kacau, untuk itu ia meminta agar pihak kontraktor dapat menyelesaikan hal-hal yang dianggap perlu diperbaiki.

“Saya lihat RAB nya yang kacau, sehingga perpengaruh pada kualitasnya. Ini pengerjaan yang tidak benar,” paparnya.

Pasca sidak itu, Pejabat Pembuat Komitmen, Frans Deddy mengaku bahwa proyek renovasi itu masih memilki masa pemeliharaan yang cukup panjang.

Menurutnya, dengan waktu pemeliharaan itu pihak kontraktor masih dapat melakukan perbaikan.

“Kalo persisnya masa pemeliharaannya sampai bulan Juni. Sepengetahuan saya sudah dilakukan. Tapi hari ini tim lagi cek apa yg diperbaikinya,” ujar Frans saat dikonfirmasi Konstan.co.id.

Anggota DPR RI Syahrul Aidi melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (23/2).

Sidak yang dilakukan itu berdasarkan laporan yang ia terima dari sejumlah pihak yang menduga pengerjaan renovasi tersebut terkesan asal jadi.

Dalam sidak itu Syahrul mengklaim serta menemukan material struktur berkualitas rendah dan tak sesuai spesifikasi dan jauh dibawah standar.

Saat memantau Syahrul meluapkan kekecewaannya kepada pihak kontraktor serta pihak Pejabat Pembuat Komitmen.

Ia menunjuk kearah sejumlah item yang direnovasi sembari meminta untuk diperbaiki.

Syahrul juga mengklaim, perbaikan renovasi tersebut merupakan hasil dorongan dari dirinya agar diperbaiki pada sejumlah Item.

Pengerjaan renovasi juga merupakan kewenangan langsung dari Kementerian Perhubungan.

“Kebetulan kemarin saya yang dorong agar diperbiki pagar di terminal tipe A ini. Kami hanya sifatnya mengusulkan saja, kalau pihak BPTD tentu yang membuat spek dan segala macamnya. Jadi kalau untuk teknis saya tidak terlalu mengetahui. Cuma setelah kita lihat nilainya luar biasa yakni 2,1 Miliar,” bebernya.

Menurut PPK, ada 7 item yang dirovasi pada bagian terminal tipe A Bangkinang yang dikerjakan oleh Cv pilar Wonua Raya.

Yakni, pos jaga, trotoar dalam,
pedistrian penjemputan, paving blok area parkir, Marka, anopi Selasar di dalam serta Pengadaan alat kantor.

Bangunan renovasi Terminal Tipe A Bangkinang ini sebelumnya juga sempat menjadi sorotan pihak pewarta, pasalnya tidak ada plang atau papan pengumuman proyek sebagaimana lazimnya pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Diketahui perbaikannya renovasi ini di bawah naungan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah (BPTD) Kementerian Perhubungan.

Kala itu tidak diketahui siapa pelaksana proyek, apakah swadaya atau menyedot anggaran daerah (APBD) atau negara (APBN).**

Editor: Yudha

Pos terkait

banner 468x60 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *