Pulau Pagang, Spot Bahari yang Mengagumkan

Para Wisatawan Berkunjung ke Pulau Pagang Sumatera Barat, (Konstan/Istimewa)

Konstan.co.id – Hembusan angin laut yang menghampiri seakan akan menyambut kedatangan wisatawan yang baru saja menapakkan kaki turun dari kapal kecil di dermaga Pulau Pagang, Sabtu pagi (14/5) sekitar pukul 09.00 WIB.

Pulau mungil yang kerap disebut surganya para pemburu “vitamin sea” ini terletak di Pesisir Selatan sumatera Barat.

Bacaan Lainnya

Menurut berbagai sumber, Pulau ini juga disebut sebagai “etalase bencana”, karena punya hampir semua potensi bencana alam, mulai dari badai, tsunami di laut, gempa, banjir bandang, tanah longsor hingga letusan gunung berapi.

Namun di mata wisatawan, pulau ini tetap mempunyai daya tarik tersendiri dan tetap eksotis.

Pantai yang membentang dihiasi pasir putih serta air laut yang cukup tenang membuat pulau ini menjadi idola di mata para wisatawan. Apalagi pepohonan yang cukup rindang membuat pantai ini cocok sebagai area piknik bagi keluarga dan layak untuk dikunjungi.

Salah satu wisatawan, Riko Mardala mengungkapkan bahwa pantai ini cukup banyak menyajikan sejumlah aktifitas berwisata.

Mulai dari banana boat, donat boat, memancing sampai jet ski juga ada di Pulau Pagang.

“Ada beragam kegiatan disini, bagi yang suka snorkeling juga bisa dijajal. Kita bisa melihat langsung banyaknya ikan di dalam laut dengan air yang sangat jernih,” ujarnya, Sabtu (14/5).

Selain itu, kata Dia, bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan gugusan pulau dari ketinggian. Di Pulau pagang juga menyajikan. Namun dibutuhkan ke kewaspadaan serta kehati hatian agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

“Ada gundukan tinggi yang bisa didaki wisatawan untuk menikmati pemandangan. Pemandangan itu membuat mata sulit untuk berkedip,” kata Riko.

Usai seharian menikmati keindahan Pulau Pagang, wisatawan juga bisa bersantai di tempat makan atau istirahat di penginapan.

Di Pulau Pagang juga menyediakan sejumlah tempat penginapan sesuai pilihan bagi para wisatawan. Mulai mulai dari cottage, penginapan bagi Backpacker, hingga penginapan di area berkemah (Camp Area). Semua penginapan itu dibandrol dengan harga yang bervariasi.

Bagi yang ingin ke pulau, para wisatawan juga bisa memfaatkan transportasi kapal kecil untuk melintasi laut agar sampai menuju pulau.

Perjalanan menuju pulau diperkirakan menghabiskan waktu setengah jam.

“Saat ini sudah ada banyak penyedia jasa wisata menuju ke Pulau Pagang, Tempatnya memang seru untuk dadatangi. tak hanya soal keindahan bahari, tapi alam di daratannya juga begitu rindang dan menyejukkan mata,” tukasnya.

 

Pulau rawan bencana.

Dilansir dari antara, siapa sangka kalau Pulau Pagang merupakan pulau yang rawan bencana. Bukit yang menjadi lokasi trekking bahkan merupakan jalur evakuasi jika terjadi bencana laut, seperti gelombang tinggi sampai tsunami.

Karakter itu memaksa pemerintah daerah dan masyarakat untuk memahami mitigasi, upaya untuk mengurangi risiko bencana.

“Karena sebagian bencana tidak bisa dikendalikan oleh manusia, maka perlu mitigasi agar saat terjadi bencana, korban bisa diminimalkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Erman Rahman, seperti yang dikutip dari Antara.

Karena itu pula ia menginisiasi pembangunan Posko Penanggulangan Bencana (PB) Khusus Wisata Pulau di Pulau Pagang pada 2020 dan mulai beroperasi pada 2021.

Posko itu sekaligus berfungsi sebagai Posko Patroli Keselamatan dan Pelayaran KSOP dan Posko Patroli Pol Air.

Posko itu dilengkapi pesawat radio yang terhubung ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB di Padang, KSOP dan Pol Air sehingga jika terjadi bencana di pulau wisata, informasi bisa cepat tersampaikan kepada pihak terkait untuk segera direspons secepatnya.

Radio tersebut juga terkoneksi dengan penggiat bencana seperti RAPI dan ORARI, yang bisa menyebarluaskan informasi secepatnya untuk di tanggapi pihak terkait.

Pendirian Posko PB di Pulau Pagang karena pulau itu merupakan salah satu tempat wisata idola wisatawan dan ramai dikunjungi terutama pada saat
liburan.

Tidak kurang 500 wisatawan datang menikmati keindahan pulau saat liburan. Jumlah itu biasanya bertambah beberapa kali lipat saat Lebaran. Meskipun dalam dua tahun pandemi COVID-19 jumlah kunjungan jauh menurun.

Pulau Pagang dengan luas sekitar 12 hektare itu juga memiliki bukit dengan ketinggian 37 meter dari permukaan laut yang cocok untuk tempat evakuasi bagi wisatawan jika terjadi tsunami.

Karena tersedia tempat penginapan, pulau itu juga cocok untuk tempat evakusasi bagi wisatawan di pulau-pulau wisata di kawasan sekitar.

Untuk lebih memudahkan BPBD bekerja sama dengan pengelola pulau yang ditunjuk sebagai operator karena selalu berjaga di lokasi setiap hari.

Jika ditunjuk personel khusus untuk menetap di lokasi, dikhawatirkan tidak bisa stand by 24 jam.

Selain itu juga disediakan kapal cepat untuk operasional sehingga jika diperlukan bisa dimanfaatkan untuk transportasi dan evakuasi.

Kehadiran Posko PB di Pulau Pagang, mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang menghabiskan waktu di destinasi wisata itu.

Pulau Pagang yang menawan, yang berjarak sekitar 15 kilometer atau 40 menit perjalanan dari Sungai Pisang, Kota Padang, menggunakan kapal milik nelayan atau milik perusahaan perjalanan wisata, kini tidak lagi sekadar destinasi wisata, tetapi juga pusat mitigasi wisata kepulauan.***

banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *