Produk Buatan Warga Binaan Lapas Bangkinang Dipasarkan

Konstan.co.id – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merupakan salahsatu sumber daya manusia berpotensi yang mampu menghasilkan produk berkualitas yang memiliki nilai ekonomi, daya guna, dan estetika.

Kemampuan tersebut diperoleh WBP dari program pembinaan kemandirian yang didesain untuk menyiapkan WBP sehingga dapat menjadi manusia yang mandiri dan tidak mengulangi perbuatannya setelah bebas.

Bacaan Lainnya

Begitupun dengan WBP yang ada di Lapas Kelas IIA Bangkinang, telah banyak produk yang dihasilkan sebagai wujud keberhasilan dari program pembinaan kemandirian yang ada di Lapas Bangkinang.

Ada kerajinan tangan, bantal, tas rajutan, sayuran, jilbab, kain taplak meja, dan lain lain.

Dalam upaya pemasaran produk karya WBP tersebut, Lapas Bangkinang melaksanakan kegiatan “One Day, One Prison’s Product” bertempat pada halaman depan kantor, Selasa (29/3).

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi langsung masyarakat serta memberikan tambahan pendapatan bagi WBP dan perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari penjualan produk.

One Day, One Prison’s Product pada hari pertama ini menerima respon positif dari pengunjung yang hendak mengantarkan paket makanan kepada WBP Lapas Bangkinang.

“Hari ini saya telah membeli produk wargabinaan Lapas Bangkinang, Produknya mantap,” ujar pembeli yang bernama Sri Mulyani.

Sementara itu, Kepala Kelas IIA Bangkinang, Sutarno menyampaikan bahwa kegiatan One Day, One Prison’s Product ini merupakan ajang pengenalan serta pemasaran dan penjualan produk hasil karya WBP Lapas Bangkinang.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai ajang pengenalan terhadap hasil karya dari WBP, yang mana sebelumnya telah menerima berbagai macam pelatihan kemandirian dari instruktrur yang kami datangkan. One Day, One Prison’s Product ini juga akan dilaksanakan sampai dengan 22 April mendatang,” jelas Sutarno.**

banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *