Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kajari Sambut Kunjungan Ketua PN Bangkinang Kajari Kampar Hadiri Upacara Hardiknas 2026 di Bangkinang Lukmansyah Badoe: Peran Informasi Publik Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarkat Kampar Pemda Kampar Siapkan Ratusan Doorprize dan Layanan Kesehatan Gratis di May Day 2026 Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Pimpin May Day 2026 Motivasi Yuzar ke Mahasiswa Kampar di Yogyakarta: Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Berita

Pemuda yang Tenggelam di Sungai Tibun Kampar Ternyata Mengidap Penyakit Epilepsi, Keluarga Korban Berikan Penjelasan

badge-check


					Pemuda yang Tenggelam di Sungai Tibun Kampar Ternyata Mengidap Penyakit Epilepsi, Keluarga Korban Berikan Penjelasan Perbesar

Konstan.co.id – Warga Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar dihebohkan dengan penemuan mayat di aliran Sungau Tibun, Minggu (21/8).

Korban diketahui bernama Yurmailis (32) warga Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.

Menurut keterangan keluarga korban, Yurmalis tenggelam saat mandi di sungai. Korban diduga mempunyai penyakit epilepsi yang telah dideritanya sejak kecil.

Kapolsek Kampar AKP Marupa Sibarani SH. mengungkapkan bahwa informasi itu. Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar.

Dari keterangan warga korban tenggelam dikarenakan pada saat mandi di sungai Tibun sekira pukul 08.00 wib.

Almarhum meninggal dunia karena tenggelam di sungai lantaran penyakit epilepsinya kambuh.

“Kita mendapatkan informasi lalu mendatangi TKP namun jenazah telah dibawa pihak keluarga ke rumah orang tua korban yang terletak di desa Tibun Kecamatan Kampar,” kata Kepolsek dalam keterangan tertulis yang diterika Konstan.co.id, Senin (22/8).

Marupa membeberkan bahwa pihaknya telah mendatangi kediaman orang tua korban.

Dari hasil pengecekan, kata dia, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada mayat.

“Kita dari Polsek Kampar ingin membawa korban ke RSUD Bangkinang untuk dilakukan dilakukan visum et refertum, namun pihak keluarga korban menolak karena telah memahami penyebab kematian korban dan ikhlas menerima musibah yang menimpa korban dan ingin segera mengebumikan korban,” papar Marupa.

Dari keterangan pihak keluarga, sambung Marupa, korban ternyata mengidap penyakit Epilepsi dari kecil.

Pihak Keluarga juga mengaku penyakit itu kerap kambuh bahkan hampir pada setiap Minggu.

Kepada petugas, keluarga korban menceritakan bahwa penyakit itu juga pernah kambuh pada saat korban mengendarai sepeda motor sehingga membuat korban terjatuh.

“Atas itu lah keluarga menolak untuk dilakukan visum dan otopsi. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan,” jelas Kapolsek memungkasi.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajari Sambut Kunjungan Ketua PN Bangkinang

6 Mei 2026 - 16:07 WIB

Kajari Kampar Hadiri Upacara Hardiknas 2026 di Bangkinang

4 Mei 2026 - 21:08 WIB

Lukmansyah Badoe: Peran Informasi Publik Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarkat Kampar

3 Mei 2026 - 20:21 WIB

Pemda Kampar Siapkan Ratusan Doorprize dan Layanan Kesehatan Gratis di May Day 2026

3 Mei 2026 - 14:45 WIB

Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Pimpin May Day 2026

3 Mei 2026 - 14:31 WIB

Trending di Kampar

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot gacor