Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan, Puluhan Orang Tewas

badge-check

EPA-EFE/ARSHAD ARBAB

Masyarakat menghadiri pemakaman para korban yang tewas dalam ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Peshawar, Pakistan, 4 Maret 2022. Perbesar

EPA-EFE/ARSHAD ARBAB Masyarakat menghadiri pemakaman para korban yang tewas dalam ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Peshawar, Pakistan, 4 Maret 2022.

Konstan.co.id – Sebuah bom bunuh diri meledak di sebuah masjid Syiah saat shalat Jumat di kota Peshawar, Pakistan barat laut. Peristiwa 4 Maret itu menewaskan sedikitnya 56 orang dan melukai hampir 200 orang.

Seorang pria bersenjata yang tiba di dekat masjid dengan sepeda motor melepaskan tembakan ketika dihentikan oleh polisi. Pejabat senior polisi Haroon Rasheed mengatakan, pelaku memaksa masuk ke aula yang ramai dan meledakkan rompi berisikan bom bunuh diri.

Penyerang pertama kali menembak penjaga polisi di pintu masuk masjid. Tembakannya menewaskan salah satu dari penjaga.

Pria bersenjata itu memasuki masjid dan mulai menembaki para jamaah dan akhirnya meledakkan dirinya sendiri,” kata Rasheed.

Serangan itu adalah salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir terhadap minoritas Syiah Pakistan. Kelompok ini telah lama menjadi sasaran milisi Islam Sunni, termasuk Negara Islam dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) atau dikenal sebagai Taliban Pakistan.

Taliban Pakistan membantah terlibat dalam insiden tersebut. Tidak ada kelompok lain yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Menurut pejabat di Rumah Sakit Lady Reading sedikitnya 56 orang tewas dan 194 luka-luka. Banyak di antaranya dalam kondisi kritis.

Sardar Hussain, yang kehilangan tiga kerabatnya dalam ledakan itu, mengatakan, masjid itu adalah satu-satunya tempat ibadah bagi komunitas Syiah di kota tua Peshawar. Serangan oleh milisi telah menjadi kejadian hampir setiap hari di Pakistan sampai militer melancarkan tindakan keras terhadap milisi pada 2014.***

 

 

 

 

 

 

 

 

Republika.co.id

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Panggil 5 Saksi Perkara LHP 14 Desa di Kampar, Mantan Sekretaris Inspektorat Mangkir

21 Okt 2026 - 17:35 WIB

Jaksa Panggil 5 Saksi Perkara LHP 14 Desa di Kampar, Mantan Sekretaris Inspektorat Mangkir

Kejari Kampar Telaah Laporan Revitalisasi SDN 014 Kuok Rp1,14 Miliar, APIP Bakal Dilibatkan

14 Okt 2026 - 11:13 WIB

Kejari Kampar Telaah Laporan Revitalisasi SDN 014 Kuok Rp1,14 Miliar, APIP Bakal Dilibatkan

Pernah Tangani Perkara Korupsi Miliaran di Kampar, Ini Jejak Perkara Jackson Pandiangan Sebelum Pindah ke Tanjung Pinang

13 Okt 2026 - 14:10 WIB

Pernah Tangani Perkara Korupsi Miliaran di Kampar, Ini Jejak Perkara Jackson Pandiangan Sebelum Pindah ke Tanjung Pinang

Penyidik Pastikan Dalami Kasus Dugaan Manipulasi Penyetoran LHP di Inspektorat Kampar

12 Okt 2026 - 14:46 WIB

Penyidik Pastikan Dalami Kasus Dugaan Manipulasi Penyetoran LHP di Inspektorat Kampar

Bela Diri Bisa Jadi Pidana? Kejari Kampar Jelaskan Batas Noodweer

2 Okt 2026 - 13:37 WIB

Bela Diri Bisa Jadi Pidana? Kejari Kampar Jelaskan Batas Noodweer
Trending di Hukrim