Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kajari Sambut Kunjungan Ketua PN Bangkinang Kajari Kampar Hadiri Upacara Hardiknas 2026 di Bangkinang Lukmansyah Badoe: Peran Informasi Publik Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarkat Kampar Pemda Kampar Siapkan Ratusan Doorprize dan Layanan Kesehatan Gratis di May Day 2026 Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Pimpin May Day 2026 Motivasi Yuzar ke Mahasiswa Kampar di Yogyakarta: Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Bisnis

Ada 6 Lokasi Kebakaran Lahan di Kampar Riau Dalam Sehari, Begini Respons BPBD

badge-check


					Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau. Perbesar

Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau.

Konstan.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar merilis sejumlah data kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi jelang memasuki bulan suci ramadhan ini.

Pihaknya mencatat setidaknya ada 6 kasus kebakaran yang terjadi dalam hari ini.

“Ada 6 lokasi kebakaran pada hari ini, yakni Desa Pandau Jaya, Desa Salo, Desa Ganting Damai, di Desa Alam Panjang, Desa Karya Indah, dan jalan lingkar Desa Kumantan. Dari sejumlah Desa yang disebutkan itu jumlah lahan yang terbakar bervariasi, ada yang mencapai puluhan hektare dan itu masih dilakukan pendataan,” ujar Plt. Kalaka BPBD Kampar, Yurico Efril, saat dikonfirmasi konstan.co.id, Senin malam, (28/3).

Ia mengatakan, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik yang berada di daerah kampar masih terus dilakukan penanggulangan oleh pihak satgas.

Dari data yang dihimpun, jelas dia, sebagian besar lahan yang terbakar tersebut bukanlah milik perusahaan, melainkan milik masyarakat.

“Rata rata lahan yang terbakar itu milik masyarakat,” tuturnya.

Melihat situasi dan kondisi cuasa saat ini, Yurico berpendapat bahwa jumlah kasus kebakaran lahan di Kampar akan terus meningkat, mengingat pola masyarakat untuk membuka lahan dengan cara dibakar.

“Kemungkinan iya, karena pola masyarakat sekarang untuk membuka lahan dengan cara dibakar. Ditambah lagi cuaca yang berbeda saat ini,” bebernya.

Melihat situasi itu, Dia juga berharap agar masyarakat dapat memahami dampak pembakaran lahan dan hutan. Jangan lagi ada cara membuka lahan dengan cara menggunakan api.

“Kita hanya menghimbau agar masyarakat jangan lagi melakukan pembakaran lahan, karena juga sangat berdampak pada lingkungan dan lainnya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Yurico mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi yang lebih intens kepada pihak pihak terkait termasuk desa desa yang ada di Kabupaten Kampar.

Menurutnya hal itu sangat penting dilakukan.

“Kemarin kita sudah melakukan komunikasi terkait dengan banjir dan lainnya. Kalau untuk sekarang sudah beda, kita akan lebih intens untuk berkomunikasi dengan desa terkait pembakaran lahan mengingat cuaca saat saat ini yang sangat panas,” tukasnya.

Edito: YD

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajari Kampar Hadiri Upacara Hardiknas 2026 di Bangkinang

4 Mei 2026 - 21:08 WIB

Lukmansyah Badoe: Peran Informasi Publik Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarkat Kampar

3 Mei 2026 - 20:21 WIB

Pemda Kampar Siapkan Ratusan Doorprize dan Layanan Kesehatan Gratis di May Day 2026

3 Mei 2026 - 14:45 WIB

Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Pimpin May Day 2026

3 Mei 2026 - 14:31 WIB

Motivasi Yuzar ke Mahasiswa Kampar di Yogyakarta: Siapkan Diri Jadi Pemimpin

2 Mei 2026 - 13:28 WIB

Trending di Kampar

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot gacor