Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kajari Kampar Hadiri Rapat Penyelesaian Ganti Rugi Lahan Tol Pekanbaru–Rengat Penyegaran Birokrasi, Pj Sekda Kampar Lantik 5 Pejabat Strategis Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali Pimpin Panen Raya Jagung di Kampar Kajari Kampar Ikut Bimtek Nasional, Perkuat Implementasi KUHAP Terbaru Afrudin Amga Bantah Isu Retak dengan Bupati Kampar, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja Kejari Kampar Eksekusi Empat Terpidana KUR BNI Bangkinang, Satu Masih Banding

Berita

Tanggapan OJK Riau Terkait Aksi Rentenir yang Masih Marak

badge-check


					Kepala Otoritas Jasa Keungan (OJK) Provinsi Riau Muhamad Lutfi. Perbesar

Kepala Otoritas Jasa Keungan (OJK) Provinsi Riau Muhamad Lutfi.

Konstan.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui bahwa ‘aksi’ rentenir di Riau memang sulit untuk diberantas. Padahal Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Riau sudah menggalakkan aksi melawan rentenir sejak beberapa tahun lalu.

Kepala OJK Provinsi Riau M Lutfi mengatakan, salah satu upaya untuk ‘melawan rentenir   sudah diinisiasi oleh perbankan di daerah. Namun faktanya, tawaran pinjaman yang dilakukan oleh rentenir memberikan pinjaman uang dengan mekanisme jauh lebih mudah.

“Saya menyebutnya ‘bank 46’ ya. Pagi pinjam 4 sore dibalikin 6. Artinya 50% bunga yang mereka bebankan kepada masyarakat. Memang sampai saat ini aksi rentenir itu memang susah untuk dilawan karena mereka menawarkan kemudahan,” katanya di Pekanbaru, Sabtu, 24 Desember 2022.

Dia menambahkan, para pedagang yang membutuhkan dana cepat sangat diakomodir oleh ‘bank 46’ alias rentenir. Kecenderungan masyarakat yang perlu dana cepat tidak memikirkan seberapapun beban bunga yang harus ditanggung.

“Jadi nggak masalah kalau pagi mereka pinjam Rp4 juta, sorenya dibalikin Rp juta. Kira-kira begitu. Makanya saya bilang ‘bank 46’,” tuturnya.

Lutfi menegaskan, aksi melawan rentenir merupakan pekerjaan rumah yang hingga kini belum terselesaikan, baik oleh TPAKD maupun OJK dan BI selaku pembina dari TPAKD. Dalam pertemuan khusus di Kota Dumai beberapa waktu lalu, soal kredit melawan rentenir juga menjadi pembahasan intensif.

Salah satunya, bagaimana industri keuangan bank dan non bank semakin mengambil peran yang lebih masif untuk memberikan kemudahan pinjaman kepada masyarakat dan pedagang khususnya di Riau.

“Kuncinya juga ada pelaksanaan TPAKD di masing-masing Pemda, baik kabupaten maupun kota di Riau kalau memang persoalan ini mau diselesaikan,” kata Lutfi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Mcr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajari Kampar Ikut Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Riau

17 Maret 2026 - 17:37 WIB

JPU Ajukan Banding atas Vonis 7 Tahun Mantan Kades Indra Sakti

5 Februari 2026 - 22:02 WIB

Bupati Kampar Tinjau Infrastruktur SMPN 2 Bangkinang Kota di Peringatan HUT ke-48

5 Februari 2026 - 14:12 WIB

Komitmen Wujudkan Birokrasi Bersih, Kejari Kampar Resmi Canangkan Zona Integritas WBBM 2026

28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Bupati Kampar Gelar Musrenbang Kecamatan untuk Penyusunan RKPD 2027

26 Januari 2026 - 18:24 WIB

Trending di Daerah

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88