Menu

Otomatis
Breaking News

Berita

Ruas Jalan Silam-Pulau Gadang Kampar Tak Kunjung Diperbaiki, Padahal Sudah Menghadap Kadis, DPRD Hingga

badge-check

Pemerintah Desa Pulau Gadang Bersama Komisi III DPRD Provinsi Riau (Foto: Istimewa) Perbesar

Pemerintah Desa Pulau Gadang Bersama Komisi III DPRD Provinsi Riau (Foto: Istimewa)

Kampar – Ruas jalan penghubung antara Desa Silam dan Desa Pulau Gadang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau tengah menjadi perbincangan publik.

Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dari empat desa itu disebut sebut mengalami kerusakan berat pada sejumlah titik. Kondisi ini tentunya sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

Berbagai pihak menyebut bahwa jalan tersebut kurang penanganan serius selama selama bertahun-tahun.

Kepala Desa Pulau Gadang, Syofian Majosati mengemukakan bahwa pemerintah desa telah berulang kali mengajukan proposal perbaikan ke berbagai pihak.

Ia menyebut proposal telah ditujukan mulai dari Pemkab Kampar, Pemprov Riau, hingga pemerintah pusat.

Namun, kata dia, upaya yang dilakukan tersebut belum membuahkan hasil yang signifikan.

“Sejak 2023 kami sudah menghadap Kadis PU Kabupaten Kampar, DPRD Kampar, Kadis PU Provinsi, DPRD Riau, bahkan menyampaikan langsung ke senator di Senayan. Namun hasilnya nihil, hanya tambal sulam seadanya menjelang Pemilu 2024,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Ahad (5/10/2025).

Syofian mengaku bahwa dirinya saat ini belum mengetahui secara pasti status jalan tersebut.

Kata dia, Menurut informasi yang diperoleh dari Pemprov Riau, status jalan tersebut telah dialihkan menjadi tanggung jawab Pemkab Kampar sejak tahun 2024.

Hal itu berdasarkan keputusan mantan Gubernur Riau, Syamsuar. “Namun, hingga kini belum ada serah terima resmi dari pihak Provinsi ke Kabupaten,” ucapnya.

Disisi lain, Syofian menyampaikan alasan utama Pemkab Kampar belum menerima peralihan status tersebut.

Sepengetahuannya, hal itu karena kondisi jalan dinilai rusak berat dan membutuhkan biaya besar untuk perbaikan.

“Tiga hal administratif inilah yang menghambat perbaikan jalan. Padahal, ini bisa diselesaikan jika ada keberpihakan dan kebijakan nyata dari pemerintah,” bebernya.

Dilalui Ribuan Warga dan Pejabat Setiap Hari.

Diketahui, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat dari empat desa. Yakni Desa Lubuk Agung, dan Desa Ranah Sungkai.

Bahkan, ruas ini juga kerap digunakan oleh warga dan pejabat dari Rokan Hulu yang menuju ke Pekanbaru melalui Tol XIII Koto Kampar – Pekanbaru.

Ironis, dua desa yang berada di jalur ini yakni Desa Pulau Gadang dan Desa Koto Mesjid merupakan desa unggulan dan percontohan tingkat Kabupaten dan Provinsi. Kedua Desa ini kerap menjadi lokasi kunjungan studi banding dari berbagai daerah di Indonesia serta kampus-kampus ternama.

“Jalan kami seperti desa terisolir, padahal hampir setiap bulan kami menerima kunjungan dari luar daerah. Ini sungguh memprihatinkan,” ucap Syofian.

DPRD Riau Respon, Tinjau Langsung ke Lokasi.

Sebelumnya, harapan mulai muncul ketika anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau, Eva Yuliana, turun langsung meninjau kondisi jalan pada Sabtu, 4 September 2025, bersama Dinas PU Provinsi Riau.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk agar perbaikan jalan segera dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam sementara.

Tak sampai disitu, Kepala Desa Pulau Gadang juga menitipkan harapan besar kepada dua tokoh penting Riau, yakni Bupati Kampar, Ahmad Yuzar dan Gubernur Riau, Abdul Wahid agar menjadikan isu ini sebagai prioritas pembangunan.

“Kami percaya beliau berdua sangat peduli terhadap pembangunan daerah. Semoga aspirasi kami ini menjadi perhatian bersama. Masyarakat sudah terlalu lama menderita akibat infrastruktur yang sangat memprihatinkan,” ungkap Syofian memungkasi.

(HS)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajari Kampar Hadiri HAORNAS ke-43, Dorong Semangat Olahraga dan Prestasi

10 Sep 2026 - 06:50 WIB

Kajari Kampar Hadiri HAORNAS ke-43, Dorong Semangat Olahraga dan Prestasi

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Bangkinang Kota Beralih ke Pembelajaran Daring

9 Sep 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Bangkinang Kota Beralih ke Pembelajaran Daring

Kajari Kampar Dwianto Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

8 Sep 2026 - 21:40 WIB

Kajari Kampar Dwianto Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kajari Dwianto Prihartono Ikut Siaga, Kampar Perkuat Antisipasi Puncak Karhutla

8 Sep 2026 - 09:01 WIB

Kajari Dwianto Prihartono Ikut Siaga, Kampar Perkuat Antisipasi Puncak Karhutla

Udara Pekanbaru Tak Sehat, Sekolah Kembali Belajar Daring Dua Hari

7 Sep 2026 - 12:35 WIB

Udara Pekanbaru Tak Sehat, Sekolah Kembali Belajar Daring Dua Hari
Trending di Kampar