Sroll Baca Artikel
BeritaDaerahKamparPemerintahan

Pj Bupati Kampar Buka Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental

25
×

Pj Bupati Kampar Buka Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental

Sebarkan artikel ini

Konstan.co.id  – Dalam membangun Bangsa
Indonesia dengan nilai-nilai Integritas, etos kerja dan Gotong Royong untuk membangun Budaya Bangsa yang bermartabat, modern, maju, Makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Semnagat inilah yang patut kita tanamkan pada diri selaku masyarakat untuk mewujudkan daerah yang lebih maju.

Mari kita kembali galakkan gerakan Budaya yang menjadi semboyan bangsa Indoensia seperti Gotong Royong, semangat dan etos kerja untuk mewujudkan bangsa yang unggul, Inilah yang harus kita terapkan di masyarakat khsusunya di Kabupaten Kampar.

banner 468x60
Baca Juga

Demikian dikatakan Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus SE.MM saat membuka Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Tahun 2023 di Kabupaten Kampar yang diadakan di Stanum Resort Bangkinang Kota, Rabu, 01/11, hadir pada kesempatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar Drs. Mahadi, MH dan beberapa kepala OPD yang ikut mendampingi, nara sumber Sri Petry Haryanti ,Spd yang merupakan kabid ideologi wawasan kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Provinsi Riau dan sebanyak 25 peserta yang berasal dari masyarakat dan perangkat daerah.

Ditambahkan Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental ini bertujuan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala.

“Agar supaya Negara Indonesia menjadi Negara yang berdaulat dalam aspek politik, dan mandiri dalam hal ekonomi, dan berkarakter dalam hal social budaya,” kata Firdaus.

Selain itu ini akan dapat memberikan wawasan baru dan Menambah ilmu bagi masyarakat, Merubah pola Fikir, sikap yang mengacu etos kerja agar menjadi negara maju, modern Makmur Dan bermartabat. Ini telah dicanangkan oleh presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

“GNRM ini muncul setelah banyaknya praktek praktek yang dapat merugikan negara seperti Korupsi, etos kerja yang menurun, serta makin tergerusnya sifat Gotong Royong,” tambah Pj Bupati Kampar lagi.

Oleh sebab itu berdasarkan inilah perlu dilakukan langkah sehingga Indonesia kembali seperti yang telah kita jalani dimasa sebelumnya, Junjung nilai-nilai luhur bangsa Indoensia yang memiliki karakter, dapat dipercaya, sadar hak dan bertanggung jawab” Tambah Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus SE.MM.

Oleh sebab itu Dengan GNRM dapat kita robah etos kerja dengan meningkatkan kreatifitas, pantang menyerah dan bertanggung jawab, Begitu juga dengan sikap Gotong Royong yang menjadi semboyan bangsa Indonesia” Pinta nya lagi.

Dengan gerakan ini perlu diterapkan Indonesia melayani, penguatan SDM kelurahan dan Desa, pelayanan publik yang cepat efisien dan Efektif, bangun pola hidup bersih dan sehat, peduli dan jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan” Pinta Firdaus.

Selain itu Firdaus meminta terapkan pola hidup yang tertib, Mandiri, Kreatif, Inovatif, serta penguasaan Tekhnologi.

GNRM ini dalam rangka mendukung untuk membangkitakn semangat perubahan bangsa Indonesia, bina dan selalu di pelihara, sehingga diperoleh keseimbangan dan keserasian dalam kehidupan masyarakat

Dalam pelaksnaan GNRM kami meminta agar ini dapat diaplikasikan di Kabupaten sendiri sesuai dengan arahan dari Presiden RI, agar semangat ini dapat disebarluaskan untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang lebih baik lagi,bangun
bersinergi. Tutup Firdaus.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar Drs. Mahadi, MH dalam laporannya menyampaikan bahwa GNRM merupakan gerakan yang telah menjadi gerakan secara nasional yang tertuang dalam Inpres Nomor 12 tahun 2016 Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental pada tanggal 06 Desember 2016.

Gerakan ini muncul karena makin melemahnya integritas dikalangan masyarakat, makin rendahnya etos kerja, sosialisasi ini diikuti sebanyak 25 orang dari unsur Desa dan kecamatan yang gelar selama satu hari , dengan mendatangkan Instruktur dari Kesbangpol Provinsi Riau dan Instruktur dari Pemkab Kampar ” Tutup Mahadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi