KONSTAN — Pemerintah Kabupaten Kampar mendorong pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui sektor pariwisata, khususnya di kawasan Sungai Kampar. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat potensi lokal daerah.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan, kawasan Sungai Kampar memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata terpadu yang mencakup wisata air, kuliner, serta kegiatan budaya masyarakat.

Menurut dia, setiap kegiatan wisata yang digelar di kawasan sungai, seperti lomba pacu sampan, mampu menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar. Kondisi ini menciptakan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka, mulai dari makanan, minuman hingga kerajinan lokal.
“Wisata yang berkembang akan berdampak langsung terhadap UMKM. Ada peluang usaha, ada transaksi, dan itu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Ahmad Yuzar, Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi wisata berbasis sungai sebagai salah satu strategi peningkatan ekonomi daerah. Selain itu, penguatan UMKM juga dilakukan melalui dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat.
Pengembangan sektor wisata ini, kata dia, tidak hanya berfokus pada aspek hiburan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Kampar agar tetap menjadi daya tarik wisata.
“Dengan pengelolaan yang baik, kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada potensi lokal dan pemberdayaan UMKM,” pungkasnya (ADV)










