KONSTAN – Kualitas udara di Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, terpantau berada dalam kategori tidak sehat, berdasarkan data yang ditampilkan situs pemantau kualitas udara IQAir pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Pantauan pada pukul 14.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara (AQI) Bangkinang berada di angka 158 US AQI. Sementara polutan utama yang terpantau adalah partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi 65,9 mikrogram per meter kubik.
Dalam data yang ditampilkan IQAir, konsentrasi PM2.5 tersebut mencapai 13,2 kali nilai panduan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Selain PM2.5, IQAir mencatat konsentrasi PM10 sebesar 94,9 mikrogram per meter kubik. Kemudian nitrogen dioksida (NO₂) mencapai 105,7 mikrogram per meter kubik, ozon 9,9 mikrogram per meter kubik, dan sulfur dioksida (SO₂) 5 mikrogram per meter kubik.
Pada saat data tersebut diperbarui, kondisi cuaca di Bangkinang tercatat bersuhu 31 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dan kelembapan 66 persen.
Data IQAir tersebut berasal dari satu stasiun pemantauan yang dikaitkan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Pantauan situs yang sama juga memperkirakan kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat hingga beberapa jam ke depan. AQI diproyeksikan berada di angka 155 pada pukul 15.00 WIB, 153 pada pukul 16.00, dan 150 pada pukul 17.00.
Angka tersebut kemudian diperkirakan tetap tinggi pada malam hari, meski terjadi penurunan secara bertahap.
IQAir menyarankan perhatian lebih terhadap paparan polusi udara ketika indeks berada pada level tersebut, terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap kualitas udara.
Warga dapat memantau perkembangan AQI dan mempertimbangkan aktivitas luar ruangan sesuai kondisi udara.
Catatan:
Data dalam berita ini merupakan hasil pantauan yang ditampilkan situs IQAir dan menggambarkan kondisi pada waktu pengukuran, sehingga dapat berubah mengikuti pembaruan data.













