Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Hadiri Peringatan Pindah Desa Puga, Anggota DPRD Kampar Fahmil: Semoga Jadi Amal Jariah

badge-check

Anggota DPRD Kampar Fahmil SE,ME didampingi Pj Bupati Dr. H. Kamsol MM, Staf Ahli Gubri Yurnalis dan Kades Puga Syofian Datuok Majosati menggunting pita tanda diresmikannya Perpustakaan Khamsiah. Perbesar

Anggota DPRD Kampar Fahmil SE,ME didampingi Pj Bupati Dr. H. Kamsol MM, Staf Ahli Gubri Yurnalis dan Kades Puga Syofian Datuok Majosati menggunting pita tanda diresmikannya Perpustakaan Khamsiah.

Konstan.co.id – Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil, SE, ME Dt. Sati Nan Tuo memiliki pandangan tersendiri dengan peringatan Pindah Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar yang diberi nama Mangonang Kampuong lamo (mengingat Kampung lama, red).

Politisi PKS ini menilai acara Mangonang Kampuong Lamo memiliki makna yang dalam dan sebuah sejarah yang tidak boleh ditinggalkan baik bagi masyarakat Pulau Gadang maupun masyarakat Riau pada umumnya.

“Karena pemindahan ini bukanlah pemindahan karena diusir, bukanlah pemindahan karena perang, pemindahan ini adalah karena keikhlasan, karena memahami adat dan agama. Pemindahan atas kemaslahatan ummat, semoga ini menjadi amal jariah bagi masyarakat kita,” ungkap Fahmil dalam puncak acara Mangonang Kampuong Lamo,” Senin (29/8/2022).

Hasil dari keikhlasan warga yang pindah lanjut Fahmil, bukan saja dinikmati oleh Masyarakat Kampar saja namun juga Provinsi Riau, dan saat ini aliran listrik telah terkoneksi se-Sumatera dari ujung Lampung sampai ujung Aceh.

“Semoga ini menjadi amal jariah bagi masyarakat dan orang-orang tua kita yang telah dahulu mengikhlaskannya,” harap Fahmil.

Sementara itu, Kades Puga Syofian Datuk Majo Sati menjelaskan bahwa Mangonang Kampuong Lamo adalah acara rutinitas setiap tahun yang digelar dengan menampilkan berbagai tradisi adat istiadat budaya Desa Pulau Gadang yang turun temurun.

“Banyak nostalgia dan kenangan yang tersimpan di lubuk hati kita semasa di Kampung Pulau Gadang yang lama ( Suda digenangi Waduk PLTA Koto Panjang, red ) yang sangat sulit untuk kita lupakan dan oleh Masyarakat Desa Pulau Gadang itu sendiri adalah sebuah kisah yang sangat menarik untuk disimak lewat helat akbar ini,” ungkap Syofian.

Berbagai tradisi dan adat kebiasaan masyarakat Pulau Gadang tempoe Doeloe tercermin dari lomba basisombau, seni mangandu, hingga pawai yang diikuti warga tempatan dengan memakai busana jadul dan peralatan tradisional.

Pada kegiatan tersebut, turut diresmikan Perpustakaan Desa Pulau Godang yang diberi nama Khamsiah yang merupakan aspirasi dari Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil, yang diharapkan bisa berperan sebagai penunjang dalam meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Kampar.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bidang Datun Kejari Kampar Gandeng BRI, Perkuat Peran Jaksa Pengacara Negara

15 Okt 2026 - 20:58 WIB

Bidang Datun Kejari Kampar Gandeng BRI, Perkuat Peran Jaksa Pengacara Negara

Kajari Kampar Perkuat Peran Datun, KPU Siap Dapat Layanan Hukum

14 Okt 2026 - 20:01 WIB

Kajari Kampar Perkuat Peran Datun, KPU Siap Dapat Layanan Hukum

Kejari Kampar Telaah Laporan Revitalisasi SDN 014 Kuok Rp1,14 Miliar, APIP Bakal Dilibatkan

14 Okt 2026 - 11:13 WIB

Kejari Kampar Telaah Laporan Revitalisasi SDN 014 Kuok Rp1,14 Miliar, APIP Bakal Dilibatkan

Pernah Tangani Perkara Korupsi Miliaran di Kampar, Ini Jejak Perkara Jackson Pandiangan Sebelum Pindah ke Tanjung Pinang

13 Okt 2026 - 14:10 WIB

Pernah Tangani Perkara Korupsi Miliaran di Kampar, Ini Jejak Perkara Jackson Pandiangan Sebelum Pindah ke Tanjung Pinang

Penyidik Pastikan Dalami Kasus Dugaan Manipulasi Penyetoran LHP di Inspektorat Kampar

12 Okt 2026 - 14:46 WIB

Penyidik Pastikan Dalami Kasus Dugaan Manipulasi Penyetoran LHP di Inspektorat Kampar
Trending di Hukrim