Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Tidur Pakai Kaus Kaki Ternyata Punya Banyak Manfaat, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Daerah

Geger, Penemuan Mayat Terbakar di Lahan Tebu

badge-check


					Polisi olah TKP di lahan tebu yang menewaskan warga akbat terbakar. (Internet) Perbesar

Polisi olah TKP di lahan tebu yang menewaskan warga akbat terbakar. (Internet)

Konstan.co.id – Penemuan mayat terbakar di lahan tebu gegerkan warga Dukuh Kalonan, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pihak Kepolisian menduga korban terbakar saat memadamkan api di lahan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Setiyanto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari warga.

banner 468x60

Warga melaporkan telah menemukan mayat di lahan tebu ke Polsek Todanan sekitar pukul pukul 14.10 WIB.

“Benar, awalnya korban pada pukul 13.00 WIB. bermaksud membakar bekas tebangan tebu yang di tanam di lahanya sendiri, karena takut menjalar kelahan lain,” kata AKP Setiyanto, Senin (30/5/2022).

Setiyanto mengungkapkan bahwa korban berusaha untuk memadamkan api yang telah membesar, namun korban kehabisan oksigen lalu pingsan.

“Korban berusaha memadamkannya sendiri. Namun karena asapnya tebal dia kehabisan oksigen dan pingsan lalu ikut terbakar, ” tuturnya seperti dilansir dari inews.id.

Ia juga menuturkan saat itu Kapolsek Todanan bersama anggota dan tim medis puskesmas Todanan, mendatangi TKP.

Pihak medispun telah memeriksa.

“Setelah diadakan pemeriksaan medis, korban meninggal dunia karena sesak napas terkena asap dan mengalami luka bakar akibat pembakaran lahan bekas tebu milik korban, tidak ada tanda tanda penganiayaan,” tukasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman

30 Juli 2026 - 05:41 WIB

Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau

29 Juli 2026 - 18:05 WIB

Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan

23 Juli 2026 - 21:30 WIB

Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal

22 Juli 2026 - 18:07 WIB

Trending di Daerah