Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Tidur Pakai Kaus Kaki Ternyata Punya Banyak Manfaat, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Berita

Fenomena Ternak Mati Mendadak di Kampar, Sekda Yusri Perintahkan Seluruh Dokter Hewan Turun ke Lokasi

badge-check


					Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Drs Yusri,M.Si Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Drs Yusri,M.Si

Konstan.co.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri,M.Si memerintahkan seluruh Dokter Hewan dan perangkatnya untuk segera turun langsung hari ini ke Kecamatan XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu.

Intruksi itu dilakukan menyusul banyaknya hewan ternak milik masyarakat yang mati mendadak terserang penyakit.

banner 468x60

“Saat ini di Kabupaten Kampar telah banyak terjadi hewan mati secara mendadak, dalam hal ini sebanyak 5 bahkan sampai 20 setiap hari mati khususnya di Koto Kampar Hulu dan XIII Koto Kampar. Untuk itu langkah awal saya minta Dinas terkait untuk melakukan turun langsung guna cek langsung apa penyebab kematian hewan tersebut. Apakah kematian akibat kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), atau penyakit lainnya,” kata Yusri saat memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Senin (5/9).

Yusri berharap seluruh petugas dapat mengetahui apa penyebab matinya hewan ternak secara massal tersebut.

Menurutnya, apabila wabah ini merupakan wabah PMK maka segera lakukan langkah cepat sesuai dengan aturan.

“Apapun penyakitnya nanti, lakukan Vaksin masal. Apabila wabah ini PMK, maka dalam hal ini secara aturan,” imbuhnya.

Yusri juga mengaku saat ini pemerintah telah mewacanakan ganti rugi terhadap hewan ternak yang mati mendadak akibat wabah penyakit.

“Pemerintah telah mewacanakan pemberian uang ganti rugi terkait hewan ternak milik peternak yang mati karena terserang PMK,” ulasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran

31 Juli 2026 - 13:01 WIB

Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman

30 Juli 2026 - 05:41 WIB

Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau

29 Juli 2026 - 18:05 WIB

Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi

29 Juli 2026 - 17:38 WIB

Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Trending di Kampar