Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal Rumah Mantan Kasatpol PP Kampar Ludes Terbakar, Empat Armada Damkar Dikerahkan Antisipasi Penyimpangan, Lapas Bangkinang Bekali Pegawai dengan Sosialisasi Antifraud Lapas Bangkinang Gelar Pemeriksaan Kamar Hunian Warga Binaan Pintu Masuk Lapas Bangkinang Diperketat, Petugas diperiksa

Daerah

Disdikpora Kampar Pastikan RKAS 2026 Mengacu Rapor Pendidikan

badge-check


					Disdikpora Kampar Pastikan RKAS 2026 Mengacu Rapor Pendidikan Perbesar

KONSTAN – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menggelar audiensi dengan pihak sekolah guna memastikan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) tahun anggaran 2026 mengacu pada Rapor Pendidikan.

Audiensi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Disdikpora Kabupaten Kampar, Bangkinang, Rabu (14/1/2026), dan diikuti oleh kepala sekolah, operator sekolah, serta bendahara.

banner 468x60

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar, Helmi, mengatakan audiensi ini bertujuan untuk memastikan program peningkatan mutu sekolah disusun berdasarkan kondisi riil yang tergambar dalam Rapor Pendidikan masing-masing satuan pendidikan.

“Rapor Pendidikan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi sekolah berdasarkan standar pelayanan minimal, mulai dari literasi, numerasi, karakter, kepemimpinan, kualitas pembelajaran, hingga iklim sekolah,” kata Helmi.

Ia menjelaskan, data dalam Rapor Pendidikan yang diperkuat dengan hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi dasar utama dalam penyusunan program dan penganggaran sekolah.

Menurut Helmi, RKAS yang disusun sekolah harus difokuskan pada perbaikan indikator-indikator yang masih lemah atau berada pada kategori merah dalam Rapor Pendidikan.

“Sekolah harus menyusun RKAS sesuai kebutuhan nyata. Ibaratnya, membeli obat harus sesuai dengan penyakit yang ada di sekolah,” ujarnya.

Helmi menambahkan, audiensi ini dilaksanakan secara bertahap selama enam hari. Hingga hari ketiga pelaksanaan, sebanyak 33 kepala sekolah telah mengikuti kegiatan tersebut, dengan kuota 11 sekolah setiap hari.

Kegiatan audiensi ini diprioritaskan bagi sekolah dasar (SD) di setiap kecamatan yang memiliki jumlah peserta didik lebih dari 300 orang. Selain kepala sekolah, kegiatan ini juga melibatkan operator dan bendahara sekolah agar perencanaan dan pengelolaan anggaran berjalan selaras.

“Target utama kami adalah agar RKAS tahun anggaran 2026 benar-benar disusun berbasis peta mutu yang tertuang dalam Rapor Pendidikan,” kata Helmi.

Ia berharap, melalui audiensi ini, program yang dirancang sekolah dapat lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan

23 Juli 2026 - 21:30 WIB

Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal

22 Juli 2026 - 18:07 WIB

Rumah Mantan Kasatpol PP Kampar Ludes Terbakar, Empat Armada Damkar Dikerahkan

22 Juli 2026 - 11:22 WIB

Antisipasi Penyimpangan, Lapas Bangkinang Bekali Pegawai dengan Sosialisasi Antifraud

22 Juli 2026 - 07:10 WIB

Lapas Bangkinang Gelar Pemeriksaan Kamar Hunian Warga Binaan

21 Juli 2026 - 16:49 WIB

Trending di Kampar