Kadis DLHK Tanggapi Soal Operator Angkutan Sampah yang Mogok Kerja Karena Gaji Belum Dibayar

Sampah menumpuk di jalan nangka (foto/bpc4)

Konstan.co.id – Tumpukan sampah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau tampak berserakan. Hal itu diduga akibat operator mogok kerja. Penyebabnya diduga akibat gaji sejak Januari 2022 belum dibayarkan.

Kabar yang didapat sejumlah supir angkutan sampah masih menunggu kepastian pembayaran gajinya hingga kini.

Mereka juga menuntut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi mengecek langsung ke lapangan.

Kadis DLHK Hendra Afriadi saat dikonfirmasi tak menampik terjadi aksi mogok kerja tersebut. Menurutnya, persoalan gaji sudah diselesaikan.

“Sudah selesai, terkait terlambatnya pembayaran aja, karena masalah administrasi,” sebut Kadis DLHK Hendra dikutip dari bertuahpos.com, Kamis (10/3).

Hendra mengatakan PT Godang Tua Jaya (GTJ) mengajukan pencairan gaji untuk Januari. Namun ada persoalan administrasi yang membuat pencairan tak bisa dilakukan. “Supir PT GTJ cuma meminta kepastian gaji mereka keluar,” sebut Hendra kepada awak media.

Hendra mengatakan ini persoalan sampah yang menumpuk sudah berangsur ditangani.**

banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *