Menu

Otomatis
Breaking News

Politik

Indonesia Suarakan Keadilan untuk Palestina di Mahkamah Intenasional

badge-check

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memberikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers usai Penutupan Pertemuan Menlu ASEAN (AMM) ke-56 di Jakarta, Jumat (14/7/2023). Perbesar

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memberikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers usai Penutupan Pertemuan Menlu ASEAN (AMM) ke-56 di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Konstan.co.id – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Indonesia siap menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina di hadapan Mahkamah Internasional (ICJ), yang akan menggelar sidang terkait gugatan yang diajukan Afrika Selatan atas dugaan kejahatan genosida Israel di Gaza.

Sidang tersebut akan digelar pada Kamis (11/1/2024) dan Jumat (12/1/2024) di Den Haag, Belanda.

banner 468x60

Ketika ditanya apakah Indonesia mendukung langkah Afrika Selatan, Retno mengatakan bahwa Indonesia bukan negara pihak Konvensi Genosida sehingga pemerintah akan menempuh mekanisme lain dalam membela perjuangan bangsa Palestina, termasuk dengan memberikan argumen di hadapan Majelis Umum PBB dan ICJ.

Retno menuturkan, Majelis Umum PBB telah meminta ICJ untuk memberikan pendapat penasehat (advisory opinion) mengenai apakah tindakan Israel terhadap Palestina sah secara hukum.

Advisory opinion adalah pendapat hukum yang diberikan oleh ICJ atas permintaan suatu badan atau negara. Advisory opinion tidak mengikat secara hukum, tetapi dapat memiliki pengaruh yang signifikan secara politik dan hukum.

Badan-badan PBB seperti Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB dapat meminta pendapat hukum kepada ICJ atas masalah hukum apa pun.

Sidang umum mengenai permintaan pendapat hukum ICJ rencananya akan dimulai pada Februari 2024.

“Pertanyaan dari Majelis Umum inilah yang memungkinkan Indonesia untuk memberikan opini (terkait tindakan Israel di wilayah pendudukan Palestina) di hadapan ICJ,” kata Retno melalui keterangan tertulisnya, Kamis (4/1/2024).

“Jadi ini dua hal yang terpisah. Jalan yang dilakukan Afsel dan jalan yang sedang diupayakan berdasarkan pertanyaan dari Majelis Umum kepada ICJ, di mana Indonesia dimungkinkan untuk hadir dan memberikan opini, di situ lah kita akan masuk. Sekali lagi, kami akan mengambil cara yang selama ini dapat dilakukan,” ujar Retno lagi.

Sebelumnya, beberapa negara seperti Malaysia dan Turki menyambut baik dimulainya proses hukum terhadap Israel yang diajukan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional terkait perlanggaran Konvensi Genosida 1948 yang melibatkan warga Palestina di Jalur Gaza.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga mendukung langkah Afsel tersebut melalui pernyataan resminya.

​​​​​​​Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, sampai Rabu (3/1/2024), jumlah korban genosida atau pembantaian etnis oleh Israel terhadap warga Gaza yang berlangsung hampir tiga bulan sejak Sabtu (7/10/2023), telah mencapai 22.185 jiwa. 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

M. Rafi dan Reni Silviani Dinobatkan Sebagai Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis Tahun 2026

10 Agu 2026 - 16:23 WIB

M. Rafi dan Reni Silviani Dinobatkan Sebagai Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis Tahun 2026

Sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Pemkab Gelar Ziarah Makam Pahlawan, Rawat Semangat Juang Para Pendahulu

10 Agu 2026 - 16:00 WIB

Sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Pemkab Gelar Ziarah Makam Pahlawan, Rawat Semangat Juang Para Pendahulu

Ziarah ke Makam Datuk Laksamana di Bukit Batu Tutup Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis

10 Agu 2026 - 14:40 WIB

Ziarah ke Makam Datuk Laksamana di Bukit Batu Tutup Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis

Paripurna Hari Jadi ke-514 Bengkalis, DPRD Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan

6 Agu 2026 - 09:24 WIB

Paripurna Hari Jadi ke-514 Bengkalis, DPRD Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan

Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag

6 Agu 2026 - 08:47 WIB

Tindak Lanjuti Masalah BBM, DPRD Bengkalis Minta Kejelasan pada Disperindag
Trending di Politik