Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Politik

Warga Pelalawan, Kampar, dan Siak Terdampak Banjir, Ada Ratusan Rumah Terendam

badge-check

Ilustrasi banjir (Foto: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi banjir (Foto: Istimewa)

RIAU – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Riau beberapa hari menyebabkan banjir di sejumlah daerah, di antaranya di Kabupaten Pelalawan, Kampar, dan Siak, hingga hari ini Rabu (15/1).

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, banjir mengakibatkan dampak signifikan pada warga dan infrastruktur. 

Kepala BPBD Riau, M Edy Afrizal menjelaskan, di Kabupaten Pelalawan banjir terjadi di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, pada pukul 06.00 WIB. 

“Penyebabnya adalah curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Nilo,” kata Edy Afrizal, Rabu (15/1).

Dampaknya, mengakibatkan tinggi air mencapai 70 sampai 100 sentimeter. Kemudian, sebanyak 29 kepala keluarga (116 jiwa) terdampak, dengan 2 KK (8 jiwa) terpaksa mengungsi.

“Dampak lainnya jalan sepanjang 500 meter terendam,” sebut Edy Afrizal.

Sementara itu, BPBD Pelalawan telah melakukan monitoring dan pendataan dengan dukungan personel desa dan masyarakat, serta satu mobil angkut BPBD dikerahkan. 

“Saat ini, debit air disana dilaporkan fluktuatif,” jelas Edy Afrizal.

Sedangkan di Kabupaten Kampar, tepatnya di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, banjir disebabkan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan Sungai Subayang meluap.

Untuk dampaknya, tinggi air mencapai 40 sekitar 100 sentimeter dan menggenang jalan sepanjang 1 kilometer.

Pascakejadian, BPBD Kampar mengerahkan Satgas TRC Pusdalops, satu perahu fiber, satu mobil angkut, dan satu drone untuk kaji cepat dan pendataan. Debit air saat ini stabil.

Selanjutnya, banjir terpantau terjadi Desa Teluk Paman Timur, Kecamatan Kampar Kiri, yang diakibatkan meluapnya Sungai Subayang disebabkan hujan deras.

Untuk dampaknya tinggi air mencapai 40 sampai 60 sentimeter. Kemudian, ada sebanyak 108 rumah terdampak, dengan 126 KK (456 jiwa) terimbas.

“Di lokasi ini terpantau jalan sepanjang 1 km terendam,” ujar Edy Afrizal.

Sedangkan untuk upaya yang dilakukan Tim BPBD Kampar menggunakan sarana perahu fiber dan drone untuk pemantauan. 

“Debit air stabil di hari kedua,” jelas Edy Afrizal.

Banjir selanjutnya masih di Kampar, persisnya di Desa Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri.

Di sini, banjir mengakibatkan naiknya tinggi air dari 10 sampai 40 sentimeter. Sedangkan, untuk pendataan warga terdampak masih berlangsung.

“Tim Satgas TRC Pusdalops terus melakukan kaji cepat dengan peralatan serupa,” ungkap Edy Afrizal.

Terakhir banjir di Kabupaten Siak, terpantau terjadi di Dusun I dan II Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura. 

“Banjir di wilayah Siak ini diakibatkan hujan deras selama dua hari berturut-turut, meluapnya air sungai, serta pendangkalan aliran Sungai Tonggak,” beber Edy Afirzal.

Hasil pantauan dilapangan, tinggi air mencapai 60 sampai 80 sentimeter dan terdampak pada sebanyak 300 KK, sekitar 1.200 jiwa.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Iib Nursaleh Dorong Rp900 Juta untuk Sekolah Sungai Agung, Bukan Jadi Silpa

23 Sep 2026 - 22:44 WIB

Iib Nursaleh Dorong Rp900 Juta untuk Sekolah Sungai Agung, Bukan Jadi Silpa

Komisi I DPRD Bengkalis Soroti Tempat Hiburan, Dorong Penguatan Sinergi Pembauran Kebangsaan di Pinggir

23 Sep 2026 - 09:23 WIB

Komisi I DPRD Bengkalis Soroti Tempat Hiburan, Dorong Penguatan Sinergi Pembauran Kebangsaan di Pinggir

Komisi III DPRD Bengkalis Bahas Pengelolaan PI 10% Bersama PT Riau Petroleum Rokan

23 Sep 2026 - 09:20 WIB

Komisi III DPRD Bengkalis Bahas Pengelolaan PI 10% Bersama PT Riau Petroleum Rokan

Komisi II DPRD Bengkalis Apresiasi Respons BPBD Riau

23 Sep 2026 - 09:15 WIB

Komisi II DPRD Bengkalis Apresiasi Respons BPBD Riau

Komisi II DPRD Bengkalis Soroti Kondisi Alat Berat UPT PUPR Mandau

22 Sep 2026 - 08:34 WIB

Komisi II DPRD Bengkalis Soroti Kondisi Alat Berat UPT PUPR Mandau
Trending di Politik