Mayoritas Warga Merasa Puas Kepemimpinan Anies di Jakarta, Modal Kuat Menuju Pilpres 2024

Konstan.co.id – Lembaga Survei Populi Center melakukan survei terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Gubernur Anies Baswedan.

Mayoritas responden merasa puas dengan kepemimpinan Anies bersama dengan Riza Patria.

“Secara umum tingkat kepuasan masyarakat DKI Jakarta terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta relatif tinggi. Rerata tingkat kepuasan ini ada pada angka 7,61 dari skala 1-10 dan akumulasi skor 6-10 (positif/puas) sebesar 86 persen,” kata peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan dalam keterangannya, Rabu (9/2).

Mengenai prestasi paling berkesan dari Anies, dia menerangkan, sebesar 9 persen masyarakat menjawab pengendalian banjir, disusul dengan KJP Plus dengan 8,8 persen, perbaikan trotoar dengan 8 persen. Sisa angka sebesar 33,5 persen masuk kategori tidak tahu/tidak jawab.

Rafif mengungkapkan, sebesar 77,2 persen masyarakat menilai ada kemajuan (mengalami kemajuan pesat 27,2 persen, sedikit kemajuan 50 persen) pada kondisi pembangunan di Provinsi DKI Jakarta dalam 12 bulan terakhir.

Bagi Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies, survei ini menunjukkan bahwa Anies Rasyid Baswedan bersama wagub dan seluruh jajaran sudah bekerja dengan sangat baik, kepuasan 86% dalam kondisi masyarakat terbelah saat pilgub DKI dan masih lumayan banyak yang belum move on adalah hasil yang sangat baik mendekati sempurna.

“Karena mereka yang belum move on ini akan tetap menutup mata atas kinerja dan prestasi Anies Baswedan hal yang sangat baik pun akan dipandang buruk oleh mereka,” ujar Ramli dilansir fajar.co.id, Kamis (10/2/2022).

Menurutnya, tingkat kepuasan 86% adalah modal yang sangat kuat dan sangat berarti menuju Pilpres 2024.

“Jujur harus diakui, capaian prestasi, kinerja dan pemenuhan janji kampanye Anies Rasyid Baswedan sebagai kepala daerah, jauh lebih baik dari kepala daerah mana pun Indonesia baik yang masih aktif maupun yang sudah tak aktif lagi. Maka itu hasil survei ini sejalan dengan fakta lapangan yang ada di DKI Jakarta,” ungkapnya.

Survei ini diselenggarakan di Provinsi DKI Jakarta mulai tanggal 26 Januari hingga 1 Februari 2022 dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta.

Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang dinamika pembangunan, kinerja pemerintah provinsi, penanganan Covid-19, serta dinamika politik di Provinsi DKI Jakarta.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error (MoE) ± 4,00 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal.*

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumbarkita.id

banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *