Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Asah Kreatifitas, Warga Binaan Lapas Bangkinang Ikuti Pelatihan Sablon Manual

badge-check

Asah Kreatifitas, Warga Binaan Lapas Bangkinang Ikuti Pelatihan Sablon Manual Perbesar

Konstan.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang Kanwil Kemenkumham Riau kembali berupaya mengasah potensi yang dimiliki warga binaannya dengan berbagai macam pelatihan.

Kali ini, warga binaan Lapas Bangkinang diberikan pelatihan keterampilan sablon manual.

Sablon manual ini merupakan teknik sablon yang menggunakan peralatan seperti screen, rakel dan lainnya yang sebagian besar proses penyablonan masih menggunakan keahlian manusia yang mengerjakannya. Sablon manual mempunyai beberapa jenis sablon seperti Rubber, Super White, Plastisol, Discharge, Water Based, Pigmen, Flocking, Puffy/Foaming dan lain sebagainya.

Kepala Lapas Bangkinang, Sutarno, berharap program ini dapat menjadi bekal bagi para wargabinaan setelah bebas menjalani pembinaan di Lapas Bangkinang.

“Pelatihan ini selain guna memenuhi hak warga binaan dalam hal pembinaan kemandirian, juga sebagai ajang untuk mengasah potensi mereka agar memiliki bekal keterampilan saat sudah bebas nantinya,” ujar Sutarno, saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (27/9).

Kalapas menambahkan, pihaknya terus berupaya menciptakan warga binaan yang kreatif dan produktif serta mendorong minat dan bakat dari warga binaan.

“Kita fasilitasi apa yang menjadi minat dan bakat mereka. Kita beri ruang untuk berkreasi agar warga binaan dapat mengisi waktu secara produktif selama menajalani pembinaan di Lapas Bangkinang,” ucapnya.

“Sablon manual ini juga merupakan sebuah peluang bisnis yang bagus serta mampu dilakukan warga binaan. Selain harganya lebih terjangkau, kualitas yang dihasilkan pun lebih bagus dan awet,” tambah Kalapas.

Kalapas melanjutkan, selain karena prosesnya yang mudah dilakukan, target pasarnya juga sangat menggiurkan.

“Banyak sekali kalangan yang membutuhkan layanan sablon diera modern ini. Mulai dari individu, perusahaan, lembaga, instansi, hingga komunitas dapat dijadikan sebagai pangsa pasar. Sudah tentu dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah bagi pelaku usahanya. Hal ini, tentunya menjadi solusi sumber penghasilan bagi warga binaan untuk penghidupannya kelak,” jelasnya.

Ia juga menaruh harapan kepada warga binaan yang mengikuti pelatihan agar dapat menjalani pelatihan yang dipandu oleh Instruktur dari LPK Puspa Antariksa dengan sungguh-sungguh dan niat yang tulus.

“Harapan kami hanya sederhana, supaya warga binaan ini dapat berubah dan tidak mengulangi lagi kesalahan masa lalunya. Kita bekali secara ilmu dan keterampilannya, sehingga diluar sana mereka dapat berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat yang ada dilingkungannya,” tukasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mafirion Nilai Ahmad Yuzar Bisa Jadi Teladan untuk Membesarkan PKB Kampar

21 Okt 2026 - 19:09 WIB

Mafirion Nilai Ahmad Yuzar Bisa Jadi Teladan untuk Membesarkan PKB Kampar

Ahmad Yuzar Perkuat Sinergi dengan Polda Riau

21 Okt 2026 - 18:30 WIB

Ahmad Yuzar Perkuat Sinergi dengan Polda Riau

Jaksa Panggil 5 Saksi Perkara LHP 14 Desa di Kampar, Mantan Sekretaris Inspektorat Mangkir

21 Okt 2026 - 17:35 WIB

Jaksa Panggil 5 Saksi Perkara LHP 14 Desa di Kampar, Mantan Sekretaris Inspektorat Mangkir

Dari Hari Santri, Kajari Kampar Titip Pesan Untuk Generasi Muda

21 Okt 2026 - 10:37 WIB

Dari Hari Santri, Kajari Kampar Titip Pesan Untuk Generasi Muda

Jelang Kunjungan KPK, Pemkab Kampar Evaluasi Bukti Reformasi Birokrasi

20 Okt 2026 - 21:04 WIB

Jelang Kunjungan KPK, Pemkab Kampar Evaluasi Bukti Reformasi Birokrasi
Trending di Kampar