Sekarang lanjutnya, event ini sudah masuk dalam kalender pariwisata Riau dan sudah dipromosikan di tingkat nasional dan diakui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai budaya nasional.
“Ke depan akan kita buat menjadi lebih unik lagi, dengan menampilkan kegiatan kebudayaan lokal yang bisa menjadi pintu masuk pariwisata, karena masih banyak budaya lokal yang belum tersentuh, baik berbentuk kesenian maupun kuliner”, tutupnya.















