KONSTAN – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kampar kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera.
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong antara anggota Pramuka dan masyarakat Kabupaten Kampar.
Bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui tiga gelombang keberangkatan, yang menyasar wilayah Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.
Program ini adalah hasil penggalangan dana dan logistik yang dilakukan selama kurang lebih tiga minggu, mulai 13 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, dengan partisipasi aktif anggota Pramuka dan masyarakat setempat.
Tiga Gelombang Misi Kemanusiaan
Untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran, Kwarcab Kampar membagi tim menjadi tiga kelompok:
Keberangkatan 1
Dipimpin Ketua Kwarcab Kampar, Aliman Makmur.
Fokus: Penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra Barat.
Keberangkatan 2
Dipimpin Waka Abdimasgana dan Lingkungan Hidup, Jumidi,
Tujuan: Wilayah Aceh Tamiang dan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Keberangkatan 3
Dipimpin Andalan Cabang, Basuki
Tujuan: Penyaluran bantuan ke Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Apresiasi dan Rasa Syukur
Waka Abdimasgana Kwarcab Kampar, Jumidi, mewakili Ketua Pramuka Peduli Bencana, menyampaikan rasa haru dan bangga atas antusiasme masyarakat dan anggota Pramuka.
“Saya merasa sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Kampar serta adik-adik Pramuka yang begitu giat menggalang dana di lapangan. Semangat kalian adalah bukti nyata bahwa jiwa penolong Pramuka itu hidup,” ujar Jumidi, Minggu (4/1/2026).
Masyarakat penerima bantuan di Aceh Tamiang dan Samalanga juga menyampaikan rasa syukur mereka.
“Terima kasih orang baik, semoga Allah SWT membalas kebaikan masyarakat Kampar yang peduli terhadap sesama manusia,” ungkap salah satu perwakilan warga.
Kwarcab Kampar menekankan bahwa aksi kemanusiaan ini bukan hanya soal menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas, kepedulian, dan gotong royong antara Pramuka dan masyarakat.
Ia mengatakan bahwa sinergi ini diharapkan mampu meringankan beban saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah, sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial bagi generasi muda.
Dengan aksi ini, Kwarcab Kampar kembali membuktikan bahwa semangat kepedulian Pramuka terhadap sesama tidak hanya berupa kata-kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh masyarakat yang membutuhkan.










