Jika ingin melewati jalur darat, masyarakat yang akan melintas harus memutar lewat rute lain dengan durasi waktu 1 jam lebih. Sedangkan di lokasi polisi bersama pihak kecamatan juga membuat dermaga darurat untuk perlintasan.
“Anggota sudah di lokasi, jadi bersama tim kecamatan kita buat dermaga sementara untuk naik turun penumpang pakai kapal tradisional,” pungkas Kurnia.
(MCRiau)










