KONSTAN – Sriwijaya FC harus menelan pil pahit saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (4/1/2026) sore, Laskar Wong Kito dipermalukan PSPS Pekanbaru dengan skor telak 2-5.
Padahal, Sriwijaya FC sempat membuka harapan lewat gol cepat Mukhti Arya Muslim pada menit ke-14. Gol tersebut membuat publik Jakabaring bergemuruh dan berharap kemenangan bisa diraih.
Namun, keunggulan itu justru menjadi awal petaka. PSPS Pekanbaru bangkit dan menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ilham Fathoni pada menit ke-28. Situasi semakin buruk bagi tuan rumah setelah Alfin Tuasalamony mencetak gol pada menit ke-39, membalikkan keadaan menjadi 1-2 hingga turun minum.
Masalah Sriwijaya FC kian bertambah setelah salah satu pemainnya harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah. Bermain dengan 10 orang membuat lini pertahanan tuan rumah rapuh.
Memasuki babak kedua, PSPS Pekanbaru tampil tanpa ampun. Nugroho Santoso menjadi mimpi buruk bagi Sriwijaya FC dengan dua gol beruntun yang membawa skor melebar menjadi 1-4. Tekanan tim tamu tak berhenti di situ.
Yudhi Adytia Pratama kemudian mencetak gol kelima PSPS Pekanbaru, membuat suasana stadion semakin sunyi. Meski tertinggal jauh, Sriwijaya FC masih sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Sutan Diego Zico pada menit ke-86.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-2 tetap bertahan. PSPS Pekanbaru pulang dengan kemenangan meyakinkan, sementara Sriwijaya FC harus melakukan evaluasi besar usai kekalahan menyakitkan di kandang sendiri.










