Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kejari Kampar Raih Indeks Kepuasan Masyarakat 89,75 Kejari Kampar Dukung Proyek Strategis 2026 Plt. Kadis Disdikpora Kampar Keluarkan Pedoman Pelepasan Siswa Akhir TP 2025/2026 Kajari Kampar Hadiri Rapat Penyelesaian Ganti Rugi Lahan Tol Pekanbaru–Rengat Penyegaran Birokrasi, Pj Sekda Kampar Lantik 5 Pejabat Strategis Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali Pimpin Panen Raya Jagung di Kampar

Berita

Jalur Baru Pendakian Gunung Marapi Kembali Dibuka, Diberi Nama Jalur Proklamator

badge-check


					BKSDA Sumbar kembali membuka jalur pendakian ke Gunung Marapi. Foto: Ist Perbesar

BKSDA Sumbar kembali membuka jalur pendakian ke Gunung Marapi. Foto: Ist

Konstan.co.id – Jalur baru pendakian ke Gunung Marapi kembali dibuka, diberi nama Jalur Proklamator. Jalur baru ini dibuka dalam rangka mereaktivasi (reaktivasi) Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi. Nama Jalur Proklamator resmi diperkenalkan ke publik, Sabtu (29/10/2022).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ardi Andono mengatakan, penamaan Jalur Proklamator ini dipilih untuk menghormati Sang Proklamator Bung Hatta. Pada masa-masa genting kemerdekaan, Bung Hatta pernah mendirikan pesanggrahan sebagai persembunyian di lereng Gunung Marapi, tepatnya di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Ardi menjelaskan, rreaktivasi TWA ini dapat dilakukan berkat dukungan dan kesepakatan bersama ninik mamak dari lima nagari, yaitu Batu Palano, Koto Baru, Aia Angek, Pariangan dan Koto Rantang.

“Demikian pula dengan upaya edukasi wisata pendakian, dilakukan dengan melibatkan kelima nagari dalam Forum Jasa Wisata TWA Marapi Singgalang Tandikek yang dideklarasikan 28 September 2022 lalu. Kita semua dan anak-anak muda ingin mengembangkan Taman Wisata Alam Marapi Singgalang Tandikek ini,” kata Ardi, dikutip dari keterangannya, Minggu (30/10/2022).

Ia menambahkan, salah satu upaya yang dilakukan Forum Jasa Wisata TWA Marapi Singgalang Tandikek adalah membuat SOP pendakian.

SOP itu mengatur diantaranya bahwa setelah peluncuran Jalur Proklamator, pendaki tidak diperbolehkan mendaki di malam hari, menetapkan kuota pendaki, serta membatasi izin pendakian yang diberikan selama dua hari saja.

Menurutnya, hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan pendaki. Selain itu memberikan waktu bagi alam untuk pemulihan dan serta mendorong pergerakan ekonomi masyarakat setempat khususnya dengan menyediakan jasa antar jemput pendaki maupun homestay.

Ia  menambahkan, Forum ini juga aktif menjaga kebersihan lingkungan gunung. Ardi mengungkapkan sebelum pembukaan Jalur Proklamator dilakukan, Forum Jasa Wisata telah mengangkut 1 Ton Sampah dari kawasan gunung.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kajari Kampar Ikut Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Riau

17 Maret 2026 - 17:37 WIB

Bupati Kampar Resmi Tutup Turnamen Badminton Antar OPD se-Kabupaten Kampar

5 Februari 2026 - 22:23 WIB

JPU Ajukan Banding atas Vonis 7 Tahun Mantan Kades Indra Sakti

5 Februari 2026 - 22:02 WIB

Satpol PP Kampar Raih Juara II Turnamen Badminton Antar OPD

5 Februari 2026 - 21:55 WIB

Bupati Kampar Tinjau Infrastruktur SMPN 2 Bangkinang Kota di Peringatan HUT ke-48

5 Februari 2026 - 14:12 WIB

Trending di Daerah

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88