Satu jembatan bailey lainnya berada di Kabupaten Aceh Tengah, yakni Jembatan Jeurata yang menghubungkan Pidie dan Takengon. Pembangunan jembatan dengan bentang 48 meter ini masih sekitar 1 persen karena akses menuju lokasi belum dapat dilalui kendaraan berat.
Abdul Muhari menambahkan bahwa curah hujan yang masih tinggi berpotensi memengaruhi kecepatan pengerjaan di lapangan. Meski demikian, seluruh personel terus bekerja maksimal agar akses jalan dan jembatan segera tersambung kembali.
“Pembukaan akses ini sangat penting untuk mempercepat distribusi logistik dan mendukung mobilitas warga di wilayah terdampak,” pungkasnya.
(MCR)










