Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Bupati Kampar Terbitkan Tujuh Imbauan Sambut HUT RI dan Hari Jadi Riau Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Berita

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Bakal Kaji Biaya Pembangunan Tol Dharmasraya-Rengat

badge-check


					Menteri PUPR Basuki Hadimulmojo. (Dok. Pemkab Dharmasraya) Perbesar

Menteri PUPR Basuki Hadimulmojo. (Dok. Pemkab Dharmasraya)

Konstan.co.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan pihaknya akan mengkaji pembiayaan dan persiapan pembangunan tol Dharmasraya-Rengat.

Jalan tol ini menurut Basuki akan jadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang menghubungkan Provinsi Riau dan Provinsi Sumatra Barat.

banner 468x60

“Sudah lama beliau ini (Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan) mengajukan pembangunan tol Dharmasraya-Rengat. Di mana jalan ini akan menghubungkan Rengat, Kuantan Singingi sampai ke Dharmasraya,” kata Basuki usai meresmikan Masjid Agung Dharmasraya bersama Sutan Riska, Jumat (6/1/2023).

Basuki menyebut Bupati Dharmasraya sudah menjanjikan akan membebaskan lahan yang akan dipakai untuk pembangunan jalan tol. Sekarang Kementerian PUPR menurut dia akan melakukan pengkajian dan memperkirakan jumlah pembiayaan pembangunan tol tersebut.

“Prosesnya masih lama. Banyak yang harus dipersiapkan. Nanti kita lihat dulu pembiayaannya,” ujar Basuki.

Sementara itu, Sutan Riska, mengatakan berdasarkan kajian studi kelayakan pembangunan Jalan Tol Dharmasraya-Rengat, ada banyak nilai manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia menyebut feeder tol ini tidak hanya untuk Dharmasraya, tapi juga akan sangat berarti bagi 8 kabupaten di sekitar Dharmasraya.

“Daerah sekitar yang kami maksud tersebut berada di persimpangan tiga provinsi, yakni Sumatra Barat, Riau, dan Jambi. Semua daerah tersebut, 80 persen sumber ekonominya berasal dari perkebunan dan pertanian,” ujar Riska.

Ia menambahkan kehadiran Tol Dharmasraya-Rengat nanti dapat memberikan manfaat sebesar yang mencapai 1,7 quadriliun atau Rp. 1.777.190.326.156.290 yang di dapat dari saving nilai waktu, biaya operasional kendaraan (BOK) dan pendapatan tol.

Riska bersyukur Menteri PUPR telah menyetujui usulan pembangunan tol ini sebagai bagian dari rencana pengembangan jalan bebas hambatan dan dimasukan dalam Rencana Umum Jalan Bebas Hambatan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Kampar Terbitkan Tujuh Imbauan Sambut HUT RI dan Hari Jadi Riau

3 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran

31 Juli 2026 - 13:01 WIB

Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi

29 Juli 2026 - 17:38 WIB

Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

Trending di Hukrim