Menurut Kapolda, operasi PETI ini bukan hanya untuk mendukung suksesnya Pacu Jalur. Namun, sebagai langkah awal transformasi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berizin di Kuansing.
Tiga fokus utama operasi PETI ini adalah, pertama, mengamankan wilayah dari aktivitas PETI ilegal, kedua, menjaga kebersihan sungai tempat berlangsungnya Pacu Jalur, dan ketiga, menegakkan hukum secara adil dan transparan, demi keadilan sosial dan ekologis.
Kapolda menambahkan, berbicara lingkungan berarti bicara tentang keadilan. Tidak hanya keadilan antarmanusia, tetapi juga keadilan bagi alam. “Maka, keduanya harus selaras agar tercipta harmoni di Riau,” ucapnya.
(MCR)










