Ia juga mengatakan bahwa sejak Januari hingga saat ini, tercatat sudah 745,42 hektare (Ha) luas lahan terbakar di Provinsi Riau. Luas lahan terbakar tersebut tersebar di kabupaten/kota di Riau. Saat ini Karhutla sudah ditemukan di 12 kabupaten/kota di Riau.
“Daerah yang terluas terjadi Karhutla di kota Dumai dengan 236 hotspot dan 36 fire spot dan lahan yang terbakar seluas 189,60 hektar.
Selanjutnya adalah Kabupaten Meranti dengan 339 hotspot dan 25 fire spot. Sedangkan lahan yang terbakar mencapai 145,64 hektar. Kabupaten Pelalawan terdapat 165 hotspot, 17 titik api dan lahan yang terbakar seluas 128,23 hektar,” katanya.
(MCRiau)










