KAMPAR – Camat Salo Kabupaten Kampar, Sofiandi turut memberikan komentar terhadap maraknya Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di wilayahnya, khususnya di kawasan sungai hijau Salo, Kampar.
Upaya pemadaman kebakaran ini juga melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Kapolsek, Personil Koramil, BPBD Kampar, Damkar Kampar, Kepala Desa Salo dan Salo Timur serta beberapa masyarakat.
Dengan adanya peristiwa ini, Sofiandi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga lingkungan sekitar, khususnya masyarakat yang memiliki lahan tidur.
Himbauan ini disampaikan sebagai upaya pencegahan terhadap kebakaran yang sering kali terjadi di wilayahnya.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki lahan tidur, untuk peduli dengan lahan yang dimilikinya, karena musim panas yang masih tinggi dan belum adanya curah hujan,” ujarnya saat dikonfirmasi Konstan.co.id, Rabu (20/8/2025).
Ia pun meminta agar seluruh elemen dapat turut bekerjasama untuk membahu menjaga lingkungan.
“Masyarakat jangan sampai membakar lahan atau kebun. Kita jaga itu bersama sama. Ini sudah 4 hari lahan terbakar, kita saat ini bersama sama melakukan pemadaman api di Salo Timur dan Salo tepatnya di sekitaran sungai hijau,” tuturnya.
“Dan Alhamdulliah, hari ini dibantu oleh BNPB dengan menurunkan water Boming, sehingga kami terbantu dalam proses Pemadaman api,” tambahnya.
Disinggung soal proses hukum bagi pelaku karhutla, Sofiandi mengaku bahwa pihaknya setuju dengan perihal tersebut.
Menurutnya, penindakan proses hukum merupakan hal yang dapat membuat efek jera bagi pelaku.
“Kami sepakat, apabila dijumpai pelaku pembakar, akan dilakukan epek jera,” tegasnya.










