KONSTAN— Wakil Bupati Kampar Misharti, yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, meluncurkan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau TV Pintar Digital dan membuka kegiatan penyuluhan bahaya narkoba serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di UPT Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kampar, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salo untuk memperkuat pendidikan nonformal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba dan tindak kekerasan.
“Pencegahan narkoba harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen, baik pemerintah, pendidik, tokoh agama, maupun keluarga,” kata Misharti.
Ia menekankan pemanfaatan fasilitas digital sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kampar.
Dalam kesempatan itu, Misharti meninjau pembangunan ruang kelas baru, toilet, serta rehabilitasi laboratorium dan ruang belajar di SKB Kabupaten Kampar yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025.
Ia mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan RI atas penyediaan fasilitas ini dan berharap fasilitas dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Kepala UPT SPNF SKB Kampar Zulfahmi, S.Pd menyatakan, fasilitas pembelajaran berbasis digital sangat mendukung proses belajar mengajar. Selain itu, kegiatan penyuluhan narkoba dan kekerasan terhadap perempuan dan anak dinilai penting dalam membentuk karakter dan melindungi peserta didik.
“Harapannya, SKB Kabupaten Kampar dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari narkoba dan kekerasan,” ujar Zulfahmi.
Acara ini dihadiri Camat Salo Sofiandi, Kepala Bidang PAUD Dinas Dikpora Kampar Taufiq, S.Pd., M.Pd., Kepala KUA Salo Zulfahmi, S.Ag., M.A., serta peserta didik dan tamu undangan.










