KONSTAN — Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si membuka kegiatan Edukasi, Literasi Keuangan, dan Business Matching bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis, (5/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Drs. Muhammad, Pimpinan Cabang BRKS Bangkinang Wildan Zainal Rusqi, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, Misharti mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperkuat ekosistem usaha daerah, meningkatkan literasi keuangan, serta memperluas akses pembiayaan dan pemasaran bagi UMKM.
Menurut dia, UMKM memiliki peran strategis sebagai penopang utama perekonomian daerah. Namun, di tengah perkembangan ekonomi digital, pelaku usaha dituntut tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik dalam pengelolaan keuangan dan akses terhadap layanan jasa keuangan.
“Literasi keuangan menjadi kunci agar pelaku UMKM mampu mengelola usaha secara berkelanjutan dan terhindar dari risiko layanan keuangan yang tidak aman,” kata Misharti.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) terus mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
Dengan pemahaman keuangan yang baik, kata dia, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih cermat dalam mengambil keputusan pembiayaan serta memilih produk dan layanan keuangan sesuai dengan kebutuhan usahanya.
Misharti juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar dan jejaring usaha. Ia berharap perbankan dan mitra keuangan dapat memberikan kemudahan akses permodalan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui fasilitasi, pendampingan, dan kemudahan perizinan agar UMKM Kampar mampu naik kelas dan berdaya saing,” jelas Misharti.










