KONSTAN — Wakil Bupati Kampar, Misharti, memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 PT BPRS Berkah Dana Fadhilillah (Perseroda) pada Jumat, (13/2/2026).
Rapat tersebut menjadi forum evaluasi kinerja tahunan sekaligus penetapan arah kebijakan perusahaan untuk tahun buku berikutnya.
RUPS dihadiri jajaran direksi, komisaris, serta para pemegang saham. Pemerintah Kabupaten Kampar sebagai pemegang saham pengendali menekankan pentingnya pengelolaan perusahaan daerah yang profesional dan akuntabel, terutama di tengah tantangan industri perbankan syariah yang kian kompetitif.
Dalam sambutannya, Misharti menyebut kinerja BPRS milik daerah itu menunjukkan tren pertumbuhan dari tahun ke tahun.
“Semakin tahun semakin meningkat, alhamdulillah,” ujarnya. Namun, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut harus diiringi dengan penguatan tata kelola dan manajemen risiko.
Menurut dia, keberadaan BPRS tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki mandat sosial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Kampar.
Perbankan syariah daerah, kata dia, diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan yang inklusif.
Agenda RUPS Tahun Buku 2025 meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban direksi, pembahasan laporan keuangan, serta evaluasi pencapaian target kinerja. Selain itu, forum tersebut juga membahas rencana kerja dan strategi pengembangan usaha ke depan, termasuk penguatan permodalan dan ekspansi layanan.










