KONSTAN — Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, menekankan pentingnya digitalisasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya saing UMKM halal di tengah perubahan dan tantangan ekonomi global.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada Pahlawan Economics Moslem Fest 2026 di Halaman Rusunawa Putri Universitas Pahlawan Bangkinang Kota, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Digitalisasi UMKM Halal” ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kampar Syarifuddin, Wakil Rektor II Universitas Pahlawan Nizar Syarif, Ketua Baznas Kampar Purwadi, para dekan fakultas, serta pelaku UMKM dari berbagai sektor.
Festival ekonomi muslim tersebut merupakan agenda tahunan yang digagas civitas akademika Universitas Pahlawan bersama komunitas ekonomi kreatif daerah. Tujuannya untuk mendorong generasi muda agar adaptif terhadap teknologi, memiliki jiwa kewirausahaan, serta mampu mengembangkan UMKM halal sebagai penggerak ekonomi daerah.
Dalam pemaparannya, Misharti menegaskan bahwa UMKM halal tidak hanya berbicara soal label, tetapi juga mencakup sistem usaha yang menjamin kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan nilai keberlanjutan.
“Digitalisasi bukan semata soal penggunaan teknologi, tetapi keberanian untuk beradaptasi dengan perubahan. UMKM halal harus mampu menjaga kualitas sekaligus memanfaatkan peluang pasar yang semakin terbuka,” ujar Misharti.
Ia menjelaskan sejumlah aspek penting yang perlu diperkuat dalam pengembangan UMKM halal, mulai dari transformasi digital, percepatan sertifikasi halal, penguatan ekosistem ekonomi syariah, hingga pemberdayaan perempuan dan generasi muda.
Menurut Misharti, pemilihan tema digitalisasi pada tahun 2026 menjadi momentum penting untuk menjawab tuntutan inovasi dan adaptasi di era ekonomi global yang semakin kompetitif.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung UMKM halal melalui berbagai program berkelanjutan, termasuk pelatihan UMKM di tingkat kecamatan serta peningkatan kapasitas sumber daya perempuan.
Selain itu, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kampar ke-76, Pemerintah Kabupaten Kampar turut memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama.










