KONSTAN — Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait penguatan kebersihan, keasrian, dan tata kelola lingkungan melalui Gerakan Asri, Selasa, (10/2/2026). Rapat digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar.
Rapat tersebut dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar serta para camat se-Kabupaten Kampar. Bupati Kampar didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah.
Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menegaskan Gerakan Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Presiden agar daerah berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, keindahan kawasan perkantoran, fasilitas umum, serta ruang publik.
Selain membahas Gerakan Asri, rapat juga membicarakan arah dan rencana kerja masing-masing OPD agar seluruh program dan kegiatan selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kampar, sehingga pembangunan daerah berjalan terintegrasi dan berkelanjutan.
Ahmad Yuzar menyebutkan Gerakan Asri akan mulai dilaksanakan pada Jumat, 14 Februari, dan dilaksanakan secara rutin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, serta diterapkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Gerakan Asri harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar kegiatan seremonial,” kata Ahmad Yuzar. Ia meminta seluruh OPD dan camat menerapkan gerakan tersebut secara konsisten, dimulai dari lingkungan kerja masing-masing hingga ke desa dan kelurahan.
Bupati juga meminta setiap OPD dan kecamatan menyusun langkah konkret dan terukur, termasuk penataan lingkungan, pengelolaan sampah, serta pelibatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keteladanan pimpinan serta pengawasan dan evaluasi berkala.
Di akhir rapat, Bupati Kampar menyerahkan secara simbolis Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada seluruh camat sebagai upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah.










