KONSTAN– Pemerintah Kabupaten Kampar menilai Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keislaman.
Hal tersebut disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kampar, Syahrizal, saat menghadiri pengukuhan pengurus FKPP Kabupaten Kampar periode 2026–2030 di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (28/1/2026).
Syahrizal hadir mewakili Bupati Kampar.
Pengukuhan pengurus FKPP dilakukan oleh Pengurus Wilayah FKPP Provinsi Riau, KH Muhammad Mursyid, M.Pd.I. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, serta penyerahan amanah organisasi kepada pengurus yang baru.
Dalam struktur kepengurusan tersebut, Dr. H. Muhammad Amin, S.Ag., M.Pd., dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum FKPP Kabupaten Kampar periode 2026–2030.
Syahrizal mengatakan, pondok pesantren selama ini tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam pembinaan karakter generasi muda dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
“Pondok pesantren merupakan aset daerah dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berdaya saing. FKPP diharapkan menjadi ruang komunikasi yang efektif antarpondok pesantren sekaligus mitra pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan FKPP yang baru dapat menjalankan program-program yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren serta memperkuat kontribusi pesantren dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, KH Muhammad Mursyid menekankan pentingnya soliditas dan kolaborasi dalam organisasi FKPP.
Menurut dia, tantangan dunia pesantren ke depan membutuhkan kerja bersama antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Kampar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama.










