Iskandar Hoesin mengatakan, tidak tercapainya target 25 medali emas ini karena lebih setengah dari 18 cabor unggulan yang ditargetkan meraih medali emas gagal terpenuhi, diantaranya, angkat besi, binaraga, sepak takraw, paramotor, terjun payung, dayung, muaythai, barongsai, dan kempo.
“Tidak satupun dari sembilan cabor ini meraih medali emas, walaupun sudah menargetkan medali emas, bahkan ada yang sama sekali tidak menyumbangkan medali. Tapi inilah perjuangan sudah maksimal. Ada juga atlet kita yang setiap PON meraih medali ema, juga gagal meraih medali,” jelas Iskandar Hoesin.
“Saya juga mengapresiasi cabor yang tidak menargetkan medali emas, secara mengejutkan dapat medali emas. Itu cabor ski air meraih dua medali emas. Senam juga berhasil melebih tiga medali emas, begitu juga dengan anggar juga melebihi target satu medali emas. Ini menjadi pelajaran kita kedepan dalam meraih prestasi terbaik,” tambahnya.
(MCR)










