Sementara itu Land Matter & Formalities PHR Zona 1 Maruli Tua H Sitinjak dan Comrel & CID PHR Zona 1 Renita Yulia meminta dukungan Pemerintah Daerah apabila nantinya dalam kegiatan tersebut dibutuhkan perizinan lahan, lingkungan maupun sosialisasi ke masyarakat.
Dari Pemda masing-masing kabupaten, hadir beserta jajarannya, Asisten ll Bidang Perekonomian & Pembangunan Kabupaten Kampar Suhermi, Asisten ll Bidang Perekonomian & Pembangunan Kabupaten Rokan Hilir Rahmatul Zamri dan Kepala Bagian Perencanaan dan SDA Kabupaten Rohul Akmal.
Ketiga Kabupaten ini menyampaikan kesiapan dukungannya.
“Masyarakat di daerah tempatan kian mendapatkan manfaat dari produksi migas dengan adanya PI 10%. Perusahaan bisa saling berbagi terkait isu sosial maupun kendala perizinan,” ujar Rahmatul Zamri.
Asisten ll Bidang Perekonomian & Pembangunan Kabupaten Kampar Suhermi menambahkan agar PHE Siak sebelum masuk ke wilayah kerja agar mensosialisasikan rencana pemboran kepada Forkompimda terlebih dahulu.
Menanggapi hal tersebut, SKK Migas Sumbagut menyampaikan bahwa tahun depan untuk kegiatan sosialisasi pemboran tiap Kabupaten akan dipimpin langsung oleh SKK Migas dengan menggandeng KKKS yang memiliki rencana pemboran.










