KONSTAN – Pemerintah Kabupaten Kampar akan menggelar Pesta Rakyat bertajuk “Kampar di Hati” pada 7–8 Februari 2026 di Lapangan Merdeka Bangkinang.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kampar dan dirangkai dengan Final Pemilihan Bujang dan Dara Kampar 2026.
Kepastian pelaksanaan acara tersebut disepakati dalam rapat persiapan yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026, di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar.
Rapat dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Kampar Afdal dan dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah serta tim event organizer.
Afdal mengatakan, pelaksanaan Pesta Rakyat “Kampar di Hati” merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti agar peringatan hari jadi daerah dikemas secara meriah dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Acara ini akan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari Provinsi Riau, provinsi tetangga, hingga delegasi kecamatan se-Kabupaten Kampar.
“Beragam seni tradisional dan modern akan ditampilkan sebagai hiburan bagi masyarakat,” kata Afdal.
Pembukaan acara dijadwalkan dilakukan secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Bupati Kampar dan calempong oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kampar.
Selain pertunjukan seni budaya, masyarakat juga akan dihibur oleh penampilan artis daerah dan nasional, di antaranya Jodi KDI 2026 dan Miki.
Rangkaian kegiatan Pesta Rakyat “Kampar di Hati” meliputi bazaar UMKM, penampilan seni budaya, hiburan artis, serta pertunjukan delegasi dari masing-masing kecamatan.
Afdal menyebut kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Dalam rapat tersebut, Diskominfo Kabupaten Kampar ditugaskan untuk mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan, termasuk pemasangan baliho, dokumentasi dan publikasi selama acara, serta pelaksanaan siaran langsung pada pembukaan dan penutupan kegiatan.
Afdal menambahkan, melalui Pesta Rakyat “Kampar di Hati”, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap dapat mempererat persatuan masyarakat, mengangkat potensi budaya daerah, serta menjadikan acara ini sebagai momentum kebanggaan dan hiburan bagi masyarakat Kampar maupun tamu dari luar daerah.










