KONSTAN – Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kampar, Drs. Muhammad, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (12/1/2026). Rakor ini sekaligus membahas evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, sekretaris daerah, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh Indonesia. Di tingkat lokal, hadir perwakilan Forkopimda Kampar dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Muhammad menjelaskan, rakor bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan efektivitas pelaksanaan program strategis nasional.
“Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah,” kata Muhammad.
Langkah Konkret Pemkab Kampar
Muhammad menambahkan, Pemkab Kampar berkomitmen mendukung pengendalian inflasi melalui langkah-langkah konkret.
Langkah tersebut meliputi penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengendalian distribusi bahan pokok, serta pemantauan harga di pasar. Menurut dia, strategi ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Lebih lanjut, Muhammad menegaskan bahwa Pemkab Kampar siap bersinergi dengan pemerintah provinsi, pusat, dan pemangku kepentingan untuk mempercepat penyediaan rumah layak huni. “Peran pemerintah daerah meliputi penyediaan lahan, perizinan, dan koordinasi dengan pihak terkait agar program ini berjalan lancar,” ujarnya.










