KONSTAN – Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, Bambang Pratama, memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Kampar atas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal ini disampaikannya usai Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, melakukan silaturahmi ke kantor Ombudsman Riau pada Senin (12/1/2026).
Menurut Bambang, silaturahmi tersebut menunjukkan sikap proaktif Pemkab Kampar dalam menindaklanjuti rekomendasi Ombudsman dan memastikan pelayanan publik berjalan sesuai standar.
“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Kampar yang aktif meminta masukan dan menyelaraskan program pelayanan publik dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya dikutip mediacenterkampar.
Bambang menjelaskan, indikator kepatuhan dasar pelayanan publik yang dicapai Kampar sangat membanggakan.
“Dengan nilai 94,44 poin pada tahun 2024, Kabupaten Kampar masuk Zona Hijau dengan Kategori A, yang menandakan pelayanan publik di kabupaten ini sudah baik dan sesuai standar nasional,” kata Bambang.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini bukan hanya angka, tetapi bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir dan berfungsi maksimal untuk masyarakat.
Lebih lanjut, Bambang menekankan pentingnya inovasi, integritas, dan profesionalisme dalam pelayanan publik.
“Kualitas pelayanan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketepatan, kemudahan akses, dan transparansi. Aparatur pemerintah harus terus berbenah, dan kami di Ombudsman siap memberikan masukan untuk memastikan standar ini tetap terjaga,” jelasnya.
Bambang juga mengemukakan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Ombudsman menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
“Keterbukaan dan komunikasi yang baik memastikan setiap rekomendasi bisa diimplementasikan dengan benar, sehingga masyarakat menerima layanan yang cepat, mudah, dan solutif,” tambahnya.
Selain itu, Ia juga menyoroti peran Bupati Ahmad Yuzar dalam mendorong seluruh jajaran pemerintah untuk hadir nyata di tengah masyarakat. “Pemimpin yang hadir langsung dan menegaskan komitmen pelayanan publik akan memberikan motivasi bagi aparatur untuk bekerja lebih baik. Hal ini patut dicontoh oleh daerah lain,” tuturnya.
Bambang menegaskan, pencapaian Kabupaten Kampar bisa menjadi model bagi kabupaten/kota lain di Riau. Menurutnya, evaluasi rutin, pemanfaatan teknologi, dan pelatihan aparatur adalah kunci keberhasilan pelayanan publik yang berkelanjutan.
“Kami berharap Kampar tetap konsisten mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan, karena pelayanan publik yang baik adalah fondasi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tutupnya.










